Sebuah CFD mengikuti singkatan Contracts For Difference atau Kontrak Selisih. Ini adalah derivatif keuangan yang berfungsi berdasarkan selisih harga antara saat posisi dibuka dan ditutup. Berbeda dengan memiliki langsung sebuah aset, yang beroperasi dengan CFD hanya mendapatkan manfaat dari fluktuasi harga dari underlying.
Kontrak selisih memiliki tiga karakteristik utama. Pertama, merupakan derivatif yang berfluktuasi tergantung pada aset underlying tertentu. Kedua, berfungsi dengan menangkap selisih antara harga masuk dan keluar. Ketiga, tidak memberikan kepemilikan maupun hak suara atas perusahaan, meskipun menerima dividen yang setara.
Mengapa Memilih CFD sebagai Instrumen Investasi?
Popularitas instrumen ini terletak pada aksesibilitas dan fleksibilitasnya. Memungkinkan akses ke pasar dengan modal terbatas berkat leverage. Seorang investor dapat berspekulasi baik dalam pergerakan naik maupun turun, membuka posisi long atau short sesuai ekspektasi pasar.
Beragam aset yang tersedia adalah faktor penentu lainnya. Dalam satu platform, bisa beroperasi dengan saham internasional, indeks saham, komoditas, pasangan mata uang, dan cryptocurrency secara bersamaan. Diversifikasi ini dalam satu instrumen mendukung pengelolaan portofolio yang efisien.
Selain itu, likuiditas tinggi dari CFD memungkinkan penutupan posisi dengan cepat saat kondisi pasar memerlukannya. Leverage, meskipun memperbesar keuntungan, juga meningkatkan risiko, sehingga memerlukan pengawasan terus-menerus.
Kategori Utama CFD
Terdapat lima kategori utama kontrak selisih. CFD atas saham memungkinkan beroperasi dengan saham perusahaan seperti Apple, Amazon, atau Tesla tanpa perlu membayar harga penuh saham tersebut. Saham AS mendominasi permintaan, diikuti oleh saham Eropa dan Asia.
CFD atas komoditas mencakup emas, perak, minyak, dan dalam beberapa kasus produk pertanian seperti kedelai dan kopi. CFD atas indeks meniru perilaku indeks utama seperti Nasdaq 100, S&P 500, atau Dax 30.
Dalam pasar mata uang, CFD atas Forex mengukur variasi antara pasangan seperti EUR/USD atau GBP/JPY. Akhirnya, CFD atas cryptocurrency memudahkan operasional pada Bitcoin, Ethereum, Cardano, dan mata uang digital lainnya tanpa perlu menyimpannya secara fisik.
Memulai Operasi: Langkah-Langkah Praktis
Untuk mulai beroperasi dengan CFD, penting memilih platform yang diatur dan terpercaya. Verifikasi lisensi dari badan pengatur terkait sangat penting sebelum menginvestasikan modal.
Setelah memilih platform, pendaftaran memerlukan informasi pribadi dasar dan data fiskal. Sebagian besar penyedia menawarkan akun demo yang memungkinkan berlatih tanpa risiko nyata. Setelah menyelesaikan profil pengguna, dilakukan deposit pertama melalui kartu kredit, debit, transfer bank, atau metode pembayaran lain yang tersedia.
Pemilihan aset adalah langkah berikutnya. Trader mencari instrumen yang diinginkan dan menganalisis grafik harga. Saat membuka order, ditampilkan harga beli dan jual, memungkinkan berspekulasi tentang pergerakan naik atau turun sesuai strategi.
Bid dan Ask: Mekanisme Harga di CFD
Saat beroperasi dengan kontrak selisih, muncul dua harga secara bersamaan. Bid mewakili harga jual yang ditawarkan oleh broker, sementara Ask adalah harga beli yang diminta. Perbedaan keduanya disebut spread, yang merupakan komisi utama dari penyedia.
Misalnya, jika harga Bid Apple adalah 168,13 USD dan Ask adalah 168,45 USD, spread-nya adalah 0,32 USD per saham. Perbedaan ini tidak terhindarkan dalam setiap transaksi jual beli. Aset berbeda memiliki spread yang bervariasi: saham utama memiliki spread yang sempit, sementara aset kurang likuid memiliki margin yang lebih lebar.
Leverage: Pengganda Modal dan Risiko
Leverage memungkinkan penggunaan modal kecil untuk mengendalikan posisi yang lebih besar. Leverage 1:10 berarti setiap euro yang diinvestasikan diperdagangkan dengan sepuluh kali lipat. Alat ini sangat berguna untuk mengakses aset mahal atau memperbesar potensi pengembalian.
Regulasi ESMA 2018 menetapkan batas maksimum leverage sesuai tipe investor. Investor ritel dibatasi: 1:30 untuk pasangan mata uang utama, 1:20 untuk indeks utama, 1:10 untuk komoditas (kecuali emas), dan 1:5 untuk saham. Investor profesional dapat mengakses hingga 1:500 di semua aset.
Konsep margin terkait langsung dengan leverage. Menunjukkan jumlah minimum yang harus disetor untuk membuka posisi. Misalnya, ingin berinvestasi dalam kontrak IBEX-35 senilai 8.700 EUR dengan leverage 1:20, margin yang dibutuhkan adalah 435 EUR.
Hubungan antara modal yang diinvestasikan dan eksposur leverage bersifat proporsional:
Leverage
Modal Asli
Posisi Leverage
1:5
1.000 EUR
5.000 EUR
1:10
1.000 EUR
10.000 EUR
1:20
1.000 EUR
20.000 EUR
1:30
1.000 EUR
30.000 EUR
Penting diingat bahwa leverage memperbesar keuntungan maupun kerugian. Pergerakan yang merugikan dapat melikuidasi posisi secara paksa jika modal habis.
Operasi Short: Keuntungan dari Pasar Bearish
Salah satu keunggulan CFD yang paling dihargai adalah kemampuan berspekulasi terhadap penurunan harga melalui operasi short. Ini memungkinkan mendapatkan keuntungan saat aset menurun, atau melindungi portofolio long dari kerugian di pasar bearish.
Bayangkan portofolio 100 saham ABC seharga 50 EUR per saham. Karena hasil perusahaan yang buruk, nilainya mulai turun. Untuk mengurangi kerugian, dibuka posisi short CFD yang setara. Jika harga turun ke 25 EUR, kerugian posisi long dikompensasi dengan keuntungan posisi short, menghasilkan efek lindung nilai yang efektif.
Operasi short memerlukan pengalaman dan pemahaman risiko yang lebih, terutama saat digunakan untuk tujuan spekulatif murni.
Biaya Terkait Operasi CFD
Spread adalah sumber utama pendapatan bagi penyedia CFD. Berbagai broker mempublikasikan spread mereka secara transparan, memungkinkan perbandingan sebelum beroperasi. Beberapa mungkin menambahkan komisi tambahan untuk eksekusi transaksi.
Pembiayaan malam adalah konsep penting. Saat posisi terbuka sepanjang hari tidak ditutup sebelum sesi berakhir, dikenakan biaya pinjaman nilai yang tersirat dalam kontrak. Bunga ini dikenal sebagai “Tarif Malam” atau pembiayaan malam, yang langsung mempengaruhi profitabilitas akhir dari operasi yang dilakukan selama beberapa hari.
Jadwal Perdagangan dan Pertimbangan Operasional
Jam operasional CFD biasanya mengikuti jam aktif dari aset underlying. CFD atas Tesla aktif selama sesi AS, sementara pasangan EUR/USD beroperasi 24 jam. Beberapa penyedia mungkin menawarkan jam tambahan, meskipun ini tidak standar industri.
Netting Posisi: Optimalisasi Biaya
Untuk trader yang memegang posisi long dan short secara bersamaan pada aset yang sama, broker biasanya menerapkan netting saat penutupan hari. Ini berarti posisi disesuaikan secara otomatis, membayar atau memotong selisihnya. Praktik ini menghindari biaya pembiayaan malam yang berulang-ulang tidak perlu.
Refleksi Akhir
Kontrak selisih adalah instrumen keuangan yang dinamis dan menguntungkan saat digunakan dengan pengetahuan dan disiplin. Fleksibilitasnya menjadikannya alat favorit baik oleh pemula maupun trader berpengalaman. Namun, pemilihan platform sangat penting: tidak semua penyedia menawarkan kondisi trading, spread, atau alat analisis yang sama. Menghabiskan waktu membandingkan penyedia sangat dianjurkan sebelum menginvestasikan modal nyata.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Kuasi Kontrak Selisih: Semua yang Perlu Anda Ketahui tentang CFD
Esensi CFD: Konsep Dasar
Sebuah CFD mengikuti singkatan Contracts For Difference atau Kontrak Selisih. Ini adalah derivatif keuangan yang berfungsi berdasarkan selisih harga antara saat posisi dibuka dan ditutup. Berbeda dengan memiliki langsung sebuah aset, yang beroperasi dengan CFD hanya mendapatkan manfaat dari fluktuasi harga dari underlying.
Kontrak selisih memiliki tiga karakteristik utama. Pertama, merupakan derivatif yang berfluktuasi tergantung pada aset underlying tertentu. Kedua, berfungsi dengan menangkap selisih antara harga masuk dan keluar. Ketiga, tidak memberikan kepemilikan maupun hak suara atas perusahaan, meskipun menerima dividen yang setara.
Mengapa Memilih CFD sebagai Instrumen Investasi?
Popularitas instrumen ini terletak pada aksesibilitas dan fleksibilitasnya. Memungkinkan akses ke pasar dengan modal terbatas berkat leverage. Seorang investor dapat berspekulasi baik dalam pergerakan naik maupun turun, membuka posisi long atau short sesuai ekspektasi pasar.
Beragam aset yang tersedia adalah faktor penentu lainnya. Dalam satu platform, bisa beroperasi dengan saham internasional, indeks saham, komoditas, pasangan mata uang, dan cryptocurrency secara bersamaan. Diversifikasi ini dalam satu instrumen mendukung pengelolaan portofolio yang efisien.
Selain itu, likuiditas tinggi dari CFD memungkinkan penutupan posisi dengan cepat saat kondisi pasar memerlukannya. Leverage, meskipun memperbesar keuntungan, juga meningkatkan risiko, sehingga memerlukan pengawasan terus-menerus.
Kategori Utama CFD
Terdapat lima kategori utama kontrak selisih. CFD atas saham memungkinkan beroperasi dengan saham perusahaan seperti Apple, Amazon, atau Tesla tanpa perlu membayar harga penuh saham tersebut. Saham AS mendominasi permintaan, diikuti oleh saham Eropa dan Asia.
CFD atas komoditas mencakup emas, perak, minyak, dan dalam beberapa kasus produk pertanian seperti kedelai dan kopi. CFD atas indeks meniru perilaku indeks utama seperti Nasdaq 100, S&P 500, atau Dax 30.
Dalam pasar mata uang, CFD atas Forex mengukur variasi antara pasangan seperti EUR/USD atau GBP/JPY. Akhirnya, CFD atas cryptocurrency memudahkan operasional pada Bitcoin, Ethereum, Cardano, dan mata uang digital lainnya tanpa perlu menyimpannya secara fisik.
Memulai Operasi: Langkah-Langkah Praktis
Untuk mulai beroperasi dengan CFD, penting memilih platform yang diatur dan terpercaya. Verifikasi lisensi dari badan pengatur terkait sangat penting sebelum menginvestasikan modal.
Setelah memilih platform, pendaftaran memerlukan informasi pribadi dasar dan data fiskal. Sebagian besar penyedia menawarkan akun demo yang memungkinkan berlatih tanpa risiko nyata. Setelah menyelesaikan profil pengguna, dilakukan deposit pertama melalui kartu kredit, debit, transfer bank, atau metode pembayaran lain yang tersedia.
Pemilihan aset adalah langkah berikutnya. Trader mencari instrumen yang diinginkan dan menganalisis grafik harga. Saat membuka order, ditampilkan harga beli dan jual, memungkinkan berspekulasi tentang pergerakan naik atau turun sesuai strategi.
Bid dan Ask: Mekanisme Harga di CFD
Saat beroperasi dengan kontrak selisih, muncul dua harga secara bersamaan. Bid mewakili harga jual yang ditawarkan oleh broker, sementara Ask adalah harga beli yang diminta. Perbedaan keduanya disebut spread, yang merupakan komisi utama dari penyedia.
Misalnya, jika harga Bid Apple adalah 168,13 USD dan Ask adalah 168,45 USD, spread-nya adalah 0,32 USD per saham. Perbedaan ini tidak terhindarkan dalam setiap transaksi jual beli. Aset berbeda memiliki spread yang bervariasi: saham utama memiliki spread yang sempit, sementara aset kurang likuid memiliki margin yang lebih lebar.
Leverage: Pengganda Modal dan Risiko
Leverage memungkinkan penggunaan modal kecil untuk mengendalikan posisi yang lebih besar. Leverage 1:10 berarti setiap euro yang diinvestasikan diperdagangkan dengan sepuluh kali lipat. Alat ini sangat berguna untuk mengakses aset mahal atau memperbesar potensi pengembalian.
Regulasi ESMA 2018 menetapkan batas maksimum leverage sesuai tipe investor. Investor ritel dibatasi: 1:30 untuk pasangan mata uang utama, 1:20 untuk indeks utama, 1:10 untuk komoditas (kecuali emas), dan 1:5 untuk saham. Investor profesional dapat mengakses hingga 1:500 di semua aset.
Konsep margin terkait langsung dengan leverage. Menunjukkan jumlah minimum yang harus disetor untuk membuka posisi. Misalnya, ingin berinvestasi dalam kontrak IBEX-35 senilai 8.700 EUR dengan leverage 1:20, margin yang dibutuhkan adalah 435 EUR.
Hubungan antara modal yang diinvestasikan dan eksposur leverage bersifat proporsional:
Penting diingat bahwa leverage memperbesar keuntungan maupun kerugian. Pergerakan yang merugikan dapat melikuidasi posisi secara paksa jika modal habis.
Operasi Short: Keuntungan dari Pasar Bearish
Salah satu keunggulan CFD yang paling dihargai adalah kemampuan berspekulasi terhadap penurunan harga melalui operasi short. Ini memungkinkan mendapatkan keuntungan saat aset menurun, atau melindungi portofolio long dari kerugian di pasar bearish.
Bayangkan portofolio 100 saham ABC seharga 50 EUR per saham. Karena hasil perusahaan yang buruk, nilainya mulai turun. Untuk mengurangi kerugian, dibuka posisi short CFD yang setara. Jika harga turun ke 25 EUR, kerugian posisi long dikompensasi dengan keuntungan posisi short, menghasilkan efek lindung nilai yang efektif.
Operasi short memerlukan pengalaman dan pemahaman risiko yang lebih, terutama saat digunakan untuk tujuan spekulatif murni.
Biaya Terkait Operasi CFD
Spread adalah sumber utama pendapatan bagi penyedia CFD. Berbagai broker mempublikasikan spread mereka secara transparan, memungkinkan perbandingan sebelum beroperasi. Beberapa mungkin menambahkan komisi tambahan untuk eksekusi transaksi.
Pembiayaan malam adalah konsep penting. Saat posisi terbuka sepanjang hari tidak ditutup sebelum sesi berakhir, dikenakan biaya pinjaman nilai yang tersirat dalam kontrak. Bunga ini dikenal sebagai “Tarif Malam” atau pembiayaan malam, yang langsung mempengaruhi profitabilitas akhir dari operasi yang dilakukan selama beberapa hari.
Jadwal Perdagangan dan Pertimbangan Operasional
Jam operasional CFD biasanya mengikuti jam aktif dari aset underlying. CFD atas Tesla aktif selama sesi AS, sementara pasangan EUR/USD beroperasi 24 jam. Beberapa penyedia mungkin menawarkan jam tambahan, meskipun ini tidak standar industri.
Netting Posisi: Optimalisasi Biaya
Untuk trader yang memegang posisi long dan short secara bersamaan pada aset yang sama, broker biasanya menerapkan netting saat penutupan hari. Ini berarti posisi disesuaikan secara otomatis, membayar atau memotong selisihnya. Praktik ini menghindari biaya pembiayaan malam yang berulang-ulang tidak perlu.
Refleksi Akhir
Kontrak selisih adalah instrumen keuangan yang dinamis dan menguntungkan saat digunakan dengan pengetahuan dan disiplin. Fleksibilitasnya menjadikannya alat favorit baik oleh pemula maupun trader berpengalaman. Namun, pemilihan platform sangat penting: tidak semua penyedia menawarkan kondisi trading, spread, atau alat analisis yang sama. Menghabiskan waktu membandingkan penyedia sangat dianjurkan sebelum menginvestasikan modal nyata.