Mengapa Alphabet Bisa Menjadi Perusahaan $5 Triliun Berikutnya—Dan Mungkin Terjadi Lebih Cepat Dari yang Anda Kira

Bidang Permainan Sedang Berubah

Nvidia mencatat sejarah pada tahun 2025 dengan menjadi perusahaan pertama yang mencapai kapitalisasi pasar $5 triliun, didorong oleh permintaan besar terhadap chip AI. Namun, penurunan terakhir—saham telah turun 8% dari puncaknya di Oktober—telah menimbulkan pertanyaan tentang keberlanjutan. Sementara itu, pesaing yang lebih tenang sedang membangun momentum: Alphabet, yang saat ini bernilai $3,8 triliun, hanya 32% lagi untuk bergabung dengan klub eksklusif triliun dolar.

Yang membuat cerita ini menarik bukan hanya angka-angkanya—melainkan pendekatan yang secara fundamental berbeda yang diambil oleh kedua raksasa teknologi ini untuk menangkap potensi AI.

Mengapa Model Nvidia Memiliki Batasan (Dan Mengapa Alphabet Tidak)

Nvidia membangun benteng di sekitar pembuatan GPU. Ini efektif, tetapi juga sempit. Perusahaan menjual alat-alat untuk perlombaan emas AI, yang berarti nasibnya terkait dengan seberapa cepat pusat data mengerahkan perangkat keras dan apakah investasi tersebut benar-benar menghasilkan keuntungan.

Sebaliknya, Alphabet telah membangun sesuatu yang lebih ambisius: ekosistem AI lengkap. Daripada menunggu orang lain memonetisasi terobosan AI, Alphabet secara langsung mengkomersialkan AI melalui iklan, pencarian, layanan cloud, dan aplikasi konsumen. Basis pendapatan yang beragam ini memposisikan mereka untuk memanfaatkan adopsi AI di berbagai segmen pelanggan secara bersamaan.

Kebangkitan Periklanan Melalui AI

Pasar periklanan sedang mengalami transformasi. Alat iklan berbasis AI memberikan hasil yang terukur—data Nielsen menunjukkan bahwa kampanye video yang ditingkatkan AI di YouTube menghasilkan peningkatan ROI pengiklan sebesar 17%. Produk Alphabet lainnya seperti Performance Max dan Demand Gen mendorong peningkatan dua digit dalam tingkat konversi.

Pertimbangkan skala: pasar iklan digital yang dilayani Alphabet diperkirakan akan melebihi $1,1 triliun pada tahun 2030, dengan iklan berbasis AI saja tumbuh sebesar 28% setiap tahun. Pada tahun 2033, solusi iklan berbasis AI bisa menghasilkan pendapatan hampir $82 miliar—peluang yang dapat diakses langsung sesuai kekuatan Alphabet.

Google Cloud: Cerita yang Tersembunyi

Meskipun Google Cloud kurang terlihat dibandingkan pencarian atau periklanan, jalur pertumbuhannya luar biasa. Bisnis ini berkembang 34% tahun-ke-tahun di Q3, mengungguli pertumbuhan pasar cloud secara umum yang sebesar 28%—yang berarti Alphabet mendapatkan pangsa di kategori yang besar dan berkembang.

Yang lebih penting, pelanggan yang menggunakan solusi AI Google Cloud melaporkan pengembalian rata-rata 727% selama tiga tahun. Periode pengembalian investasi? Sekitar delapan bulan. Ketika perusahaan melihat ekonomi tersebut, proses deployment pun mempercepat.

Bukti momentum ini terlihat dari backlog Google Cloud: melonjak $49 miliar secara berurutan hingga mencapai $155 miliar. Itu adalah visibilitas pendapatan berulang yang menunjukkan pertumbuhan berkelanjutan di masa depan.

Matematika di Balik $5 Triliun

Wall Street memodelkan pertumbuhan pendapatan sebesar 14% untuk Alphabet baik di tahun 2025 maupun 2026, yang mengimplikasikan percepatan datar. Tetapi jika momentum bisnis cloud, ekspansi iklan berbasis AI, dan adopsi produk seperti Gemini mempercepat pertumbuhan menjadi 20% di 2026, pendapatan Alphabet bisa mencapai sekitar $480 miliar.

Dengan menerapkan rasio harga terhadap penjualan yang bahkan modest 10x—rasio valuasi saat ini dari Alphabet—matematika menunjukkan kapitalisasi pasar mendekati $5 triliun. Pertimbangkan kemungkinan bahwa investor akan memberi premi pada pertumbuhan yang semakin cepat dengan multiple yang lebih tinggi, dan ambang batas itu menjadi tidak hanya mungkin tetapi juga sangat mungkin.

Keputusan

Jalur Nvidia menuju $5 triliun adalah tentang mendominasi permintaan perangkat keras. Jalur Alphabet adalah tentang menangkap berbagai aliran pendapatan selama fase komersialisasi AI. Yang terakhir ini lebih tahan banting dan berpotensi lebih menguntungkan—itulah sebabnya milestone $5 triliun tampak sebagai target yang realistis untuk 2026.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • بالعربية
  • Português (Brasil)
  • 简体中文
  • English
  • Español
  • Français (Afrique)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • Português (Portugal)
  • Русский
  • 繁體中文
  • Українська
  • Tiếng Việt