Kapan Komputasi Kuantum Akan Benar-Benar Mengancam Bitcoin? Mengupas Garis W temporal yang Sebenarnya

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Kekhawatiran tentang komputasi kuantum di sekitar Bitcoin sebagian besar telah dibesar-besarkan, menurut pendiri ElizaOS Shaw. Sementara judul berita sering memperingatkan tentang komputer kuantum sebagai ancaman eksistensial bagi cryptocurrency, risiko sebenarnya jauh lebih jauh daripada yang disarankan narasi arus utama. Analisis Shaw mengungkapkan gambaran yang lebih bernuansa yang memisahkan kerentanan teoretis dari ancaman praktis.

Matematika di Balik Hype: Algoritma Grover dan Keamanan Hash

Salah satu kekhawatiran utama melibatkan algoritma Grover dan potensi dampaknya terhadap keamanan fungsi hash. Secara teoretis, algoritma ini dapat memampatkan ruang pencarian komputasi untuk SHA-256 dari 2²⁵⁶ kemungkinan menjadi 2¹²⁸. Meskipun pengurangan ini terdengar dramatis, Shaw menekankan bahwa 2¹²⁸ tetap tidak dapat diatasi secara komputasi—bahkan dengan sistem kuantum canggih. Perbedaan praktis antara skala ini memastikan keamanan berbasis hash Bitcoin tetap utuh.

Perbedaan ini penting karena sebagian besar kekhawatiran tentang kuantum berasal dari menggabungkan pengurangan teoretis dengan kerentanan yang benar-benar dapat dieksploitasi. Para ahli keamanan merancang sistem kriptografi modern dengan mempertimbangkan kemajuan komputasi di masa depan, dengan margin keamanan yang memperhitungkan kurva percepatan yang diperkirakan puluhan tahun yang lalu.

Algoritma Shor: Kekhawatiran Nyata yang Belum Siap

Situasi yang lebih mengkhawatirkan melibatkan algoritma Shor, yang secara teoretis dapat mengompromikan enkripsi RSA dan ECDSA—sistem yang melindungi alamat dan transaksi Bitcoin. Namun, Shaw menunjukkan adanya hambatan praktis yang kritis: komputer kuantum saat ini tidak dapat menjalankan algoritma Shor secara universal. Sebaliknya, mereka memerlukan pra-pemrosesan yang ekstensif atau bergantung pada pengetahuan sebelumnya agar dapat berfungsi secara efektif.

Eksekusi secara waktu nyata terhadap jaringan langsung seperti Bitcoin akan membutuhkan perhitungan kuantum yang cepat dan berulang dalam skala besar. Jika kemampuan semacam itu pernah terwujud, implikasinya akan melampaui Bitcoin sepenuhnya. Setiap sistem terenkripsi di seluruh dunia akan menjadi rentan secara bersamaan—infrastruktur keuangan, komunikasi pemerintah, data rahasia, semuanya. Bitcoin akan menjadi catatan kaki dalam bencana yang jauh lebih besar.

Mengapa Ketakutan Sering Melebihi Kenyataan

Poin utama Shaw yang lebih luas menantang narasi yang berlaku: banyak komentator dan media yang membahas ancaman kuantum kurang memiliki kedalaman teknis untuk membedakan antara kerentanan teoretis dan vektor serangan praktis. Ketakutan menghasilkan keterlibatan, tetapi skeptisisme yang berpengetahuan harus memandu diskusi industri.

Garis waktu komputer kuantum mencapai kemampuan yang mengancam Bitcoin tetap bersifat spekulatif paling tidak. Alih-alih menganggap komputasi kuantum sebagai krisis yang akan segera terjadi dan memicu kepanikan, fokus seharusnya tetap pada evolusi kriptografi secara bertahap dan memantau perkembangan yang sah dalam penelitian kuantum.

BTC-1,96%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)