Oscillator yang harus diketahui trader: Apa itu Stochastic dan bagaimana cara menggunakannya

Stochastic Oscillator (STO) adalah alat Analisis Teknikal yang berumur lebih dari 70 tahun, namun tetap menjadi pilihan utama trader di seluruh dunia. Popularitasnya berasal dari kemampuannya dalam mengidentifikasi momentum harga dan titik balik tren. Namun, banyak orang menggunakannya secara dangkal tanpa memahami secara mendalam. Kali ini kita akan memahami indikator ini secara lengkap.

Apa itu sebenarnya Stochastic Oscillator

Stochastic Oscillator adalah indikator Momentum yang mengukur posisi harga penutupan dibandingkan dengan rentang harga tertinggi dan terendah, dengan nilai antara 0 – 100

Dalam Oscillator ini, kita akan melihat pola pergerakan yang jelas:

  • Dalam tren naik: harga akan membuat titik tertinggi baru secara berkelanjutan, sehingga harga penutupan mendekati harga tertinggi dalam periode 14, hasilnya nilai STO mendekati 100
  • Dalam tren turun: harga akan membuat titik terendah baru secara berkelanjutan, sehingga harga penutupan mendekati harga terendah, hasilnya nilai STO mendekati 0

Manfaat utama indikator ini adalah memberi tahu zona harga, dengan menggunakan %K yang menunjukkan bahwa ketika nilainya di atas 80, harga masuk ke zona overbought(Overbought) dan ketika di bawah 20, harga masuk ke zona oversold(Oversold). Selain itu, juga dapat digunakan %D(Rata-rata dari %K) untuk mengamati perubahan momentum.

Rumus perhitungan Oscillator secara sederhana

Alat ini terdiri dari 2 bagian utama: %K(Nilai utama) dan %D(Rata-rata 3 hari)

%K = [(C – L14) / (H14 – L14)] × 100

Dimana:

  • C = harga penutupan saat ini
  • L14 = harga terendah dalam periode 14
  • H14 = harga tertinggi dalam periode 14

%D = (%K saat ini + %K kemarin + %K 2 hari lalu) / 3

Contoh dari data minyak WTI: Pada tanggal 8/9/2023, harga penutupan 84.4, H14=84.4, L14=77.07, maka perhitungannya %K = 100 menunjukkan harga berada di titik tertinggi dalam periode tersebut.

Fast Stochastic vs Slow Stochastic: apa bedanya

Fast Stochastic dihitung langsung dari harga terbaru, sehingga nilainya cepat berubah, dan jika harga penutupan = harga tertinggi, nilai %K akan langsung penuh 100.

Slow Stochastic dihitung dari rata-rata dari Fast Stochastic, sehingga:

  • Lebih halus
  • Memberikan sinyal yang lebih lambat
  • Mengurangi sinyal palsu
  • Cocok untuk analisis jangka menengah

4 cara membaca dan menggunakan Stochastic Oscillator

1. Mengidentifikasi Tren(Trend)

Menentukan arah harga dari perbandingan %K dan %D:

  • %K > %D: harga di atas rata-rata sendiri → Tren naik
  • %K < %D: harga di bawah rata-rata → Tren turun

Perhatian: Metode ini cocok untuk jangka pendek, dalam jangka panjang bisa banyak sinyal palsu.

2. Mengukur kekuatan momentum

Dilihat dari jarak antara %K dan %D:

  • Jarak lebar: momentum kuat, tren sedang menguat
  • Jarak menyempit: momentum melemah, bisa menjadi sinyal pembalikan dekat

3. Zona overbought/oversold(Overbought/Oversold)

Penggunaan yang paling umum:

  • %K > 80: Overbought → harga terlalu tinggi, jangan beli
  • %K < 20: Oversold → harga terlalu rendah, jangan jual

Zona ini memberi sinyal peringatan perubahan besar.

4. Mencari titik balik divergence(Divergence)

Terdiri dari 2 tipe:

Bearish Divergence:

  • Harga membuat titik tertinggi baru, tetapi %K membuat titik tertinggi yang lebih rendah
  • Sinyal jual lemah → bisa berbalik menjadi tren turun

Bullish Divergence:

  • Harga membuat titik terendah baru, tetapi %K membuat titik terendah yang lebih tinggi
  • Sinyal beli → bisa berbalik menjadi tren naik

Kelebihan dan keterbatasan

Kelebihan

Mudah dihitung dan diinterpretasi - hanya menggunakan 3 variabel ✓ Bagus untuk mengidentifikasi zona harga - Overbought/Oversold jelas ✓ Bermanfaat untuk trading jangka pendek - cocok untuk Day Trading

Keterbatasan

Indikator lagging - sinyal terlambat, perlu konfirmasi ✗ Menggunakan data terbatas - tidak cocok untuk tren jangka panjang ✗ Sering memberi sinyal palsu - jika hanya mengandalkan satu indikator, risiko kerugian lebih besar

Menggabungkan dengan alat Analisis Teknikal lain

1. Stochastic + EMA

Gunakan EMA untuk menunjukkan tren + Stochastic untuk konfirmasi titik masuk:

  • Harga menembus EMA ke atas = cari peluang beli (tunggu %K memotong %D ke atas)
  • Harga menembus EMA ke bawah = cari peluang jual (tunggu %K memotong %D ke bawah)

2. Stochastic + RSI

Gunakan RSI untuk mengonfirmasi kekuatan overbought/oversold + Stochastic untuk sinyal:

  • RSI > 50 + %K > %D = area beli
  • RSI < 50 + %K < %D = area jual

3. Stochastic + MACD

Gunakan MACD untuk menunjukkan momentum tren + Stochastic untuk titik perubahan:

  • MACD crossover ke atas + %K memotong ke atas dari oversold = sinyal beli kuat
  • MACD crossover ke bawah + %K memotong ke bawah dari overbought = sinyal jual kuat

4. Stochastic + Pola Harga

Gunakan pola harga untuk menunjukkan pola tertentu + Stochastic untuk waktu:

  • Saat muncul pola reversal atau breakout
  • Gunakan Stochastic untuk mengonfirmasi breakout harga

Contoh: Saat Triangle sedang memilih arah, dan %K memotong %D ke atas dari oversold, dengan candle hijau = sinyal beli.

Strategi trading GBP/USD sebagai contoh

Alat: Stochastic(14,1,5) + EMA(75)
TimeFrame: 5 menit

  1. Langkah 1: Amati harga turun di bawah EMA75 → cari peluang jual
  2. Langkah 2: Tunggu sampai %K memotong %D ke bawah dari zona Overbought → buka posisi Short
  3. Langkah 3: Tutup posisi Short saat %K memotong %D ke atas dari zona Oversold

Hasil: Mendapatkan keuntungan dari pergerakan cepat jangka pendek.

Informasi penting yang harus diingat

  • Stochastic bukan sinyal beli/jual yang sempurna
  • Perlu dikonfirmasi dengan alat analisis lain untuk memastikan sinyal
  • Sesuaikan parameter sesuai TimeFrame Anda
  • Lakukan uji coba terlebih dahulu sebelum menggunakan uang asli
  • Keberhasilan trading = memilih indikator yang tepat + manajemen risiko + disiplin trader

Kesimpulan

Stochastic Oscillator tetap menjadi alat yang berharga bagi trader, namun harus dipahami bahwa ini hanyalah salah satu dari banyak alat. Keberhasilan trading berasal dari analisis multi-dimensi, manajemen risiko yang baik, dan pengalaman berulang. Setelah terlatih, barulah bisa memperbesar posisi.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)