Kenaikan Margin Memicu Pembalikan Posisi dalam Kontrak Berjangka Perak
Perak mengalami penurunan yang signifikan, kehilangan hampir 4,5% dari kenaikan sesi sebelumnya saat diperdagangkan di sekitar level $72,50 selama perdagangan Asia pada hari Rabu. Penarikan ini dipicu oleh keputusan Chicago Mercantile Exchange untuk menaikkan persyaratan margin pada kontrak berjangka Perak, yang mendorong trader dengan leverage untuk mengurangi eksposur mereka karena pergerakan terakhir logam ini telah memperpanjang level teknikalnya. Pengamat pasar mengaitkan langkah ini dengan normalisasi posisi daripada adanya kelemahan fundamental dalam dinamika permintaan dasar.
Lintasan Rally 2025 yang Luar Biasa
Meskipun mengalami penarikan saat ini, perak tetap berada di jalur untuk menunjukkan performa luar biasa di tahun 2025 dengan kenaikan tahunan lebih dari 150%—kinerja tahunan terkuatnya. Rally yang mengesankan ini mendapatkan momentum setelah penerapan kebijakan tarif global oleh Presiden AS Donald Trump dan didukung oleh berbagai faktor pendukung. Konsumsi industri yang kuat dari teknologi surya, manufaktur elektronik, dan segmen pusat data telah memberikan permintaan dasar yang konsisten.
Lonjakan Spekulatif dan Ketatnya Rantai Pasok
Minat spekulatif meningkat di pasar China, mendorong premi Bursa Berjangka Shanghai ke tingkat tertinggi. Premi yang tinggi ini mencerminkan minat beli regional yang intens dan secara bersamaan mempersempit ketersediaan pasokan global, menciptakan dinamika yang mengingatkan pada kendala inventaris yang lebih awal yang diamati di fasilitas penyimpanan London dan New York.
Faktor Dukungan Makro dan Geopolitik
Kombinasi logam mulia terus mendapatkan manfaat dari perubahan ekspektasi suku bunga dan ketidakpastian geopolitik yang sedang berlangsung. Risalah rapat FOMC bulan Desember, yang dirilis Selasa, mengungkapkan bahwa sebagian besar peserta cenderung untuk menahan pelonggaran moneter jika inflasi stabil di tingkat target. Selain itu, ketegangan yang tersisa terkait upaya diplomatik Rusia-Ukraina, meningkatnya ketegangan di Timur Tengah, dan gesekan antara AS dan Venezuela terus mendorong permintaan safe-haven di seluruh kompleks komoditas, memberikan latar belakang yang mendukung untuk valuasi perak.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
XAG/USD Menurun Menuju $72.50 Setelah Penyesuaian Leverage CME
Kenaikan Margin Memicu Pembalikan Posisi dalam Kontrak Berjangka Perak
Perak mengalami penurunan yang signifikan, kehilangan hampir 4,5% dari kenaikan sesi sebelumnya saat diperdagangkan di sekitar level $72,50 selama perdagangan Asia pada hari Rabu. Penarikan ini dipicu oleh keputusan Chicago Mercantile Exchange untuk menaikkan persyaratan margin pada kontrak berjangka Perak, yang mendorong trader dengan leverage untuk mengurangi eksposur mereka karena pergerakan terakhir logam ini telah memperpanjang level teknikalnya. Pengamat pasar mengaitkan langkah ini dengan normalisasi posisi daripada adanya kelemahan fundamental dalam dinamika permintaan dasar.
Lintasan Rally 2025 yang Luar Biasa
Meskipun mengalami penarikan saat ini, perak tetap berada di jalur untuk menunjukkan performa luar biasa di tahun 2025 dengan kenaikan tahunan lebih dari 150%—kinerja tahunan terkuatnya. Rally yang mengesankan ini mendapatkan momentum setelah penerapan kebijakan tarif global oleh Presiden AS Donald Trump dan didukung oleh berbagai faktor pendukung. Konsumsi industri yang kuat dari teknologi surya, manufaktur elektronik, dan segmen pusat data telah memberikan permintaan dasar yang konsisten.
Lonjakan Spekulatif dan Ketatnya Rantai Pasok
Minat spekulatif meningkat di pasar China, mendorong premi Bursa Berjangka Shanghai ke tingkat tertinggi. Premi yang tinggi ini mencerminkan minat beli regional yang intens dan secara bersamaan mempersempit ketersediaan pasokan global, menciptakan dinamika yang mengingatkan pada kendala inventaris yang lebih awal yang diamati di fasilitas penyimpanan London dan New York.
Faktor Dukungan Makro dan Geopolitik
Kombinasi logam mulia terus mendapatkan manfaat dari perubahan ekspektasi suku bunga dan ketidakpastian geopolitik yang sedang berlangsung. Risalah rapat FOMC bulan Desember, yang dirilis Selasa, mengungkapkan bahwa sebagian besar peserta cenderung untuk menahan pelonggaran moneter jika inflasi stabil di tingkat target. Selain itu, ketegangan yang tersisa terkait upaya diplomatik Rusia-Ukraina, meningkatnya ketegangan di Timur Tengah, dan gesekan antara AS dan Venezuela terus mendorong permintaan safe-haven di seluruh kompleks komoditas, memberikan latar belakang yang mendukung untuk valuasi perak.