Anggota parlemen Korea meminta Samsung dan SK Hynix untuk menghapus ETF leverage dari bursa, menyatakan KOSPI "telah berubah menjadi kasino".

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

BlockBeats melaporkan, pada 6 Juli, kontroversi regulasi seputar ETF leverage saham tunggal di Korea semakin memanas. Anggota parlemen Partai Kekuatan Rakyat Korea dan mantan calon presiden Ahn Cheol-soo menyerukan secara terbuka tindakan tegas termasuk penghapusan pencatatan (delisting) terhadap ETF leverage saham tunggal yang melacak Samsung Electronics dan SK Hynix, dan menyatakan bahwa Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) 'telah berubah menjadi kasino'.

Ahn Cheol-soo menyatakan bahwa saat ini dana yang masuk ke ETF leverage Samsung Electronics dan SK Hynix telah mencapai 212 triliun won Korea. Kedua perusahaan secara total menyumbang sekitar 60% dari total kapitalisasi pasar KOSPI. Saham dengan bobot tinggi dikombinasikan dengan dana leverage memperbesar volatilitas pasar. Sejak awal tahun ini, pasar saham Korea telah memicu 'mekanisme sidecar' (penghentian perdagangan terprogram) sebanyak 31 kali, mekanisme pemutus sirkuit diaktifkan 5 kali, dan indeks ketakutan KOSPI sempat naik ke level tertinggi historis 90,8.

Korea meluncurkan ETF leverage 2x saham tunggal domestik pertama pada akhir Mei tahun ini, yang bertujuan untuk menarik kembali permintaan perdagangan berisiko tinggi ke pasar domestik. Namun setelah produk diluncurkan, terjadi penyimpangan harga yang tajam karena mekanisme penyesuaian posisi harian dan masalah likuiditas. Pada awal Juni, satu ETF leverage yang melacak SK Hynix naik sekitar 50% dalam satu hari, sementara saham acuan turun hampir 8% pada periode yang sama. Harga pasar sekunder dana sempat premium hingga 86% terhadap nilai aset bersih (NAV), namun keesokan harinya premium tersebut dengan cepat menghilang dan ETF justru anjlok sekitar 27%.

Seiring meningkatnya volatilitas pasar, Bank Korea dan otoritas pengawas keuangan baru-baru ini mengeluarkan sinyal regulasi yang lebih hati-hati. Bank Korea memperingatkan bahwa ekspansi terus-menerus dari ETF leverage saham tunggal dapat lebih meningkatkan konsentrasi pasar, memperburuk volatilitas pasar, dan memperbesar risiko kerugian bagi investor ritel. Majelis Nasional Korea saat ini telah memulai tinjauan terhadap produk-produk tersebut, membahas langkah-langkah pengawasan yang lebih ketat, bahkan mendorong penghapusan pencatatan produk terkait.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan