Penutupan Saham AS: Tiga indeks utama bergerak variatif, Alibaba naik sekitar 4,6% di tengah pelemahan



Pasar saham AS pada Selasa secara keseluruhan menunjukkan pola bergejolak namun stabil, dengan kinerja tiga indeks utama yang beragam pada penutupan. Hingga akhir sesi perdagangan, Dow Jones naik tipis sekitar 0,19%, S&P 500 menguat tipis sekitar 0,14%, sementara Nasdaq justru turun tipis sekitar 0,18%. Sentimen transaksi pasar relatif hati-hati; investor terus mencermati arah kebijakan The Fed, tekanan valuasi saham teknologi, serta kinerja saham perusahaan asal Tiongkok (ADR).

Di sektor saham perusahaan Tiongkok, Alibaba (BABA) ditutup naik sekitar 4,6% dan tampil jelas lebih baik daripada indeks pasar. JD.com (JD) dan Baidu (BIDU) serta sejumlah saham lain juga ikut menguat, masing-masing naik sekitar 3,3% dan 3,0%. Sebelumnya, pasar masih berbeda pandangan terkait lanskap persaingan industri e-commerce, ritme pemulihan konsumsi, serta kemampuan perusahaan dalam mengendalikan biaya. Kenaikan harga saham kali ini, pada tingkat tertentu, mencerminkan kembali disergapnya dana terhadap sebagian saham perusahaan Tiongkok yang dinilai undervalued.

Di saham teknologi, pergerakan saham-saham pemimpin besar terlihat terpecah. Tesla (TSLA) ditutup turun sekitar 1,8%, Shop (SHOP) turun sekitar 1,6%, sementara Apple (AAPL), Oracle (ORCL), Circle (CRCL) dan lainnya juga mengalami penyesuaian pada tingkat yang berbeda. Secara keseluruhan, rantai industri AI dan saham teknologi dengan valuasi tinggi masih menghadapi tarik-menarik dana yang berulang, sehingga pergerakan harga cenderung berfluktuasi besar.

Sementara itu, saham terkait emas justru tampil relatif lebih kuat. Harmony Gold (HMY) ditutup naik sekitar 1,8%, dan indeks saham emas di New York Stock Exchange juga ikut menguat. Saham sektor emas biasanya mendapat perhatian dana ketika ketidakpastian pasar meningkat. Diskusi terkini mengenai jalur penurunan suku bunga The Fed masih terus berlanjut, sehingga nilai potensi penempatan aset emas ikut mendapat sorotan lebih besar.
BABA-1,64%
US500-0,15%
NAS100-1,50%
JD0,33%
BIDU-1,89%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • 2
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
FinancialFreedomDream
· 07-21 01:33
Alibaba kali ini cukup garang: meski pasar besar terpecah, sahamnya masih mampu naik 4,6% meski berlawanan dengan tren; saham-saham China berkapitalisasi kecil dengan valuasi rendah dari kategori ADR mulai pulih. Tinggal tunggu apakah setelah menguat, bisa bertahan untuk selanjutnya.
Lihat AsliBalas1
FlokiFan
· 07-21 00:50
Saham AS baru-baru ini benar-benar bimbang: Nasdaq lagi jatuh, sementara emas justru terlihat lebih kuat. Ini menunjukkan sentimen pasar belum yakin dan banyak orang masih menunggu. Alibaba memang naik, tapi di tengah pasar yang terpecah seperti ini, jangan buru-buru kejar harga tinggi.
Lihat AsliBalas0
  • Disematkan