#SpotBitcoinAndOTCBlockLiquidity



Topik kedelapan yang membentuk strategi pasar AS pada 2026 adalah struktur likuiditas, khususnya perpecahan antara spot bursa publik dan perdagangan blok OTC.

Narasinya telah berubah. Institusi AS kini tidak lagi membeli Bitcoin di Coinbase Pro dan berharap slippage tetap rendah. Mereka mengeksekusi blok 100 BTC hingga 1000 BTC secara OTC melalui bank AS, broker-dealer, dan qualified liquidity providers. Alasannya sederhana: dampak harga dan kepatuhan.

Saat perusahaan publik atau ETF AP perlu membeli $50M BTC, menembus open order book akan menggerakkan pasar dan membuat jejak audit yang buruk. Meja OTC menyelesaikan keduanya. Mereka mendapatkan likuiditas dari penambang, korporat lain, dan market maker, lalu menyelesaikan transaksi pada satu harga VWAP. Transaksi tidak pernah masuk ke tape sampai semuanya selesai. Itulah mengapa kita melihat headline seperti “whale kembali dengan 27.000 ETH OTC” — dinamika yang sama juga terjadi di BTC setiap hari.

Untuk strategi AS, ada tiga implikasi kunci:

1. *Onshore Liquidity Pull*: Dengan kepastian regulasi, bank-bank AS kini bisa bertindak sebagai counterpart OTC. Ini menarik arus block besar kembali dari venue luar negeri. Prime broker melaporkan bahwa 60%+ volume BTC institusional di Q2 2026 dieksekusi OTC di AS. Ini meningkatkan pengawasan dan memberi regulator visibilitas yang lebih baik.
2. *Basis and Funding*: OTC adalah tempat perdagangan basis hidup. Dana membeli spot OTC dan menjual futures CME untuk menangkap premi tahunan teranotasi 5-10%. Perdagangan ini kini menjadi bagian inti dari banyak portofolio hedge fund. Selisih antara spot OTC dan futures adalah indikator permintaan institusional secara real-time.
3. *Custody Settlement*: Setelah transaksi, koin berpindah langsung ke qualified custody. Tidak ada exchange hot wallets. Ini krusial bagi korporat dan ETF karena auditor membutuhkan bukti kendali. Jalur penyelesaian telah ditingkatkan menjadi T+0 dalam banyak kasus, artinya koin berpindah pada hari yang sama dengan USD.

Dari perspektif meja perdagangan, metrik yang perlu dipantau kini bukan lagi volume bursa semata. Kami mengamati: spread meja OTC, premi/diskon transaksi blok terhadap spot, dan arus masuk custody. Ketika meja OTC membayar premi 0,2% terhadap spot, itu berarti permintaan sedang mendesak. Ketika mereka berada pada diskon, itu berarti pasokan berlimpah.

Sudut pandang risikonya juga penting. Karena perdagangan ini bersifat privat, pasar tidak melihatnya sampai setelahnya. Ini menciptakan asimetri informasi dan mendorong spekulasi. Namun, itu juga membuat pasar lebih stabil. Penjual besar tidak perlu membuang di bursa, sehingga volatilitas turun.

Inti strategi untuk perusahaan AS: Likuiditas pada 2026 terbelah. Ritel dan algo diperdagangkan di bursa. Institusi diperdagangkan OTC. Jika Anda ingin memahami ke mana pasar benar-benar bergerak, ikuti arus OTC, data custody, dan angka penciptaan/pemulangan ETF. Harga mengikuti itu, bukan Twitter.

#Bitcoin #OTC #Liquidity #InstitutionalTrading
BTC-1,45%
ETH-1,29%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan