Menurut Kementerian Iklim dan Energi Korea Selatan, kementerian menandatangani perjanjian dengan 9 perusahaan energi pada 10 Juli untuk meluncurkan proyek sistem penyimpanan energi jaringan distribusi (ESS) yang bertujuan mengatasi pembatasan energi terbarukan dan masalah koneksi jaringan di wilayah Honam dan Jeju. Pemerintah berencana menginvestasikan 558,6 miliar won hingga tahun 2030.
Perusahaan yang terpilih, termasuk LG Energy Solution, SK E&S, HD Hyundai Electric, dan lainnya, akan menempatkan kapasitas ESS sebesar 128MW di 32 saluran distribusi, memungkinkan koneksi awal jaringan dari 182,4MW tenaga surya yang saat ini dalam status siaga. Pada 2030, proyek menargetkan penempatan sekitar 700MW ESS untuk memfasilitasi penambahan 1GW integrasi energi terbarukan.