Harga XRP hari ini mengalami tekanan, turun sekitar 7%, sejalan dengan pasar altcoin yang lebih luas. Bitcoin kembali turun di bawah $70.000, dan masalah yang lebih besar adalah bahwa tahun 2026 masih belum menunjukkan reli yang berkelanjutan di seluruh dunia kripto. Sebaliknya, pasar terus menghasilkan lonjakan besar diikuti oleh penjualan; sebuah pola pasar bearish klasik di mana momentum sulit bertahan.
Namun, bahkan dalam lingkungan seperti ini, beberapa sinyal tetap menonjol.
Salah satu perkembangan yang paling mencolok berasal dari Korea Selatan, di mana XRP baru saja mencatat lonjakan besar dalam aktivitas perdagangan.
Coin Bureau membagikan data yang menunjukkan XRP menarik volume perdagangan sebesar $1,2 miliar dalam 24 jam di bursa utama Korea Selatan, terutama Upbit dan Bithumb.
Angka-angka ini mencolok karena XRP mendominasi dengan margin yang besar.
Rinciannya menunjukkan:
Itu bukanlah keunggulan kecil. Volume XRP di Korea jauh lebih tinggi beberapa kali lipat dibandingkan BTC atau ETH secara lokal, yang jarang terjadi di pasar di mana Bitcoin biasanya berada di puncak.
Korea Selatan sudah lama menjadi salah satu pasar kripto yang paling penting yang didorong oleh ritel di dunia. Ketika bursa Korea mulai menunjukkan volume terkonsentrasi pada satu aset, itu sering mencerminkan sesuatu yang lebih dalam daripada sekadar spekulasi acak.
Pedagang Korea dikenal karena secara agresif memutar ke altcoin ber-beta tinggi selama momen pasar penting. Secara historis, reli besar XRP sering bertepatan dengan aktivitas yang kuat dari Korea, di mana token ini memiliki salah satu basis perdagangan paling setia.
Upbit khususnya telah menjadi pusat likuiditas utama, dan ketika XRP mendominasi aliran di sana, itu menandakan bahwa permintaan sedang meningkat di salah satu pasar regional paling aktif di dunia kripto.
Ini tidak secara otomatis berarti harga akan meledak besok, terutama dalam lingkungan makro yang bergejolak. Tetapi ini menunjukkan bahwa XRP masih menarik perhatian dan modal meskipun pasar yang lebih luas tetap rapuh.
Baca juga: Berikut Harga XRP Jika Bitcoin Capai $100K Lagi di 2026
Kontras yang menarik di sini adalah bahwa harga sedang turun hari ini, tetapi volume sedang melonjak. Itu sering terjadi ketika pasar berada di titik balik; entah trader sedang memposisikan diri awal untuk pembalikan, atau volatilitas sedang membersihkan tangan lemah sebelum langkah berikutnya.
Jika Bitcoin stabil dan pasar altcoin menemukan pijakan lagi, XRP sudah memiliki satu bahan utama: likuiditas besar dan partisipasi dari salah satu wilayah ritel terkuat di dunia.
Untuk saat ini, langkah Korea Selatan yang “berinvestasi penuh” lagi di XRP adalah sinyal yang patut diamati dengan cermat. Dalam pasar bearish, reli terbesar sering dimulai saat pasar terasa paling lemah, dan aliran XRP dari Korea menunjukkan bahwa sesuatu mungkin sedang berkembang di bawah permukaan.