Richard Teng dari Binance Menanggapi Klaim Kepatuhan dari WSJ

AT3,39%
  • Binance menolak memecat staf karena kasus sanksi, menyebut laporan WSJ sebagai fitnah dan tidak akurat.
  • Paparan terhadap pertukaran Iran menurun 97% dari Januari 2024 hingga Januari 2026.
  • Binance mempertahankan lebih dari 1.500 karyawan yang fokus pada kepatuhan dan langkah pengawasan global yang kuat.

Co-CEO Binance, Richard Teng, langsung menanggapi Wall Street Journal. Ia menyebut laporan kepatuhan terbaru dari publikasi tersebut sebagai fitnah.

Teng membagikan surat hukum yang menuntut koreksi dan pencabutan lengkap. Surat tersebut muncul setelah apa yang ia gambarkan sebagai kegagalan untuk mengakui koreksi faktual. Sengketa ini telah menarik kembali perhatian terhadap salah satu bursa kripto terbesar.

Apa yang Dilaporkan Wall Street Journal Sebenarnya

Laporan WSJ membuat klaim terhadap Binance. Dikatakan bahwa eksekutif menutup penyelidikan internal terkait transfer sebesar $1 miliar yang terkait dengan kelompok yang didukung Iran.

Menurut laporan tersebut, penyelidikan tersebut dibubarkan beberapa minggu setelah mantan CEO Changpeng Zhao menerima pengampunan presiden. WSJ juga mengklaim bahwa staf yang menemukan transfer tersebut kemudian dipecat.

Juru bicara Binance membantah poin tersebut secara spesifik. Ia mengatakan kepada WSJ bahwa karyawan tersebut tidak dipecat karena mengangkat kekhawatiran tentang kepatuhan.

Keluar mereka didasarkan pada keadaan individu, katanya. Ia menambahkan bahwa penyelidikan tersebut memang berlanjut dan mengarah pada penghapusan akun yang ditandai dari platform.

Bagaimana Teng dan Binance Menanggapi Klaim Tersebut

Teng memposting surat hukum perusahaan secara terbuka di X. Ia mengatakan bahwa jurnalis tersebut telah menerima jawaban atas 27 pertanyaan rinci. Jawaban tersebut, menurut Teng, secara selektif diabaikan.

Ia menggambarkan liputan tersebut sebagai narasi yang terdistorsi yang dibangun dari pernyataan mantan karyawan yang tidak puas.

Baru-baru ini ada laporan yang tidak akurat tentang program kepatuhan kami.

Wall Street Journal menerbitkan klaim fitnah, dan meskipun kami berusaha meluruskan, jurnalis tersebut gagal mengakui koreksi kami terhadap tuduhan tersebut. Kami telah mengirimkan… pic.twitter.com/rgl7KrwqUL

— Richard Teng (@_RichardTeng) 24 Februari 2026

Binance juga menerbitkan posting blog yang membela program kepatuhannya. Postingan tersebut menunjukkan angka-angka nyata. Paparan terkait sanksi menurun dari 0,284% dari volume pertukaran total pada Januari 2024 menjadi hanya 0,009% pada Juli 2025. Penurunan ini sebesar 96,8%.

Perusahaan menyebutkan bahwa paparan langsung terhadap pertukaran Iran utama menurun lebih dari 97,3% selama periode yang sama.

Program Kepatuhan Binance Berdasarkan Data

Binance memanfaatkan momen ini untuk merinci ukuran operasional kepatuhannya. Per awal 2026, perusahaan mempekerjakan 593 staf penuh waktu di unit kepatuhan.

Selain itu, 978 orang bekerja di bidang terkait kepatuhan di departemen lain. Totalnya, lebih dari 1.500 individu menangani fungsi kepatuhan. Itu sekitar 25% dari seluruh tenaga kerja global perusahaan.

Perusahaan juga mencatat bahwa mereka memegang lisensi dan pendaftaran di 20 yurisdiksi. Pada 2025, Binance memproses lebih dari 71.000 permintaan penegakan hukum di seluruh dunia. Tim mereka juga mendukung otoritas dalam menyita lebih dari $131 juta yang terkait aktivitas ilegal.

Binance menyebut angka-angka ini sebagai bukti bahwa sistem mereka berfungsi.

Mengapa Klaim Pemecatan Karyawan Menjadi Inti Cerita

Tuduhan pemecatan menjadi pusat sengketa ini. WSJ menggambarkan pemecatan sebagai balasan terhadap staf kepatuhan. Binance secara tegas membantah gambaran tersebut.

Perusahaan mengatakan bahwa beberapa karyawan meninggalkan perusahaan setelah tinjauan internal menemukan mereka melanggar pedoman perlindungan data dan kerahasiaan.

Binance menegaskan bahwa penyelidikan kepatuhan dilakukan secara independen. Kepemimpinan eksekutif dan pemegang saham, katanya, tidak dapat campur tangan. Perusahaan menekankan bahwa keputusan mereka mengikuti prosedur hukum, bukan kepentingan komersial.

Apakah regulator dan pengawas akan menerima penjelasan tersebut masih harus dilihat, mengingat penyelesaian Binance sebesar $4,3 miliar dengan otoritas AS pada 2023.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar