Penerbit ETF AS, Subversive, telah mengajukan ke Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) dua ETF “pengecualian Musk”, dengan kode masing-masing QQNE dan SPNE, yang dijadwalkan listing pada 21 September. Kedua dana ini bertujuan mengecualikan perusahaan yang “didirikan, dikendalikan sebagai pemimpin, atau memiliki keterkaitan utama” dengan Musk; saat ini daftar pengecualiannya mencakup Tesla (TSLA) dan SpaceX (SPCX).
QQNE dan SPNE, Dua ETF Ex-Elon: Spesifikasi Inti
Menurut dokumen pengajuan dan laporan TechCrunch, spesifikasi utama kedua dana adalah sebagai berikut:
QQNE (Nasdaq 100 Ex-Elon Companies ETF): melacak indeks Nasdaq 100, dengan mengecualikan perusahaan terkait Musk
SPNE (S&P 500 Ex-Elon Companies ETF): melacak indeks S&P 500, dengan mengecualikan perusahaan terkait Musk
Kriteria pengecualian: perusahaan yang didirikan, dikendalikan sebagai pemimpin, atau memiliki keterkaitan utama dengan Musk; saat ini mengecualikan Tesla (TSLA) dan SpaceX (SPCX)
Penyesuaian bobot: bobot indeks perusahaan yang dikeluarkan akan didistribusikan ulang ke saham penyusun lainnya berdasarkan kapitalisasi pasar
Metode pengelolaan: manajemen aktif, dengan minimal 80% penempatan aset pada eksposur indeks terkait
Biaya (fee): besaran fee spesifik belum diumumkan
Tanggal listing yang direncanakan: 21 September 2026
Setelah SpaceX Masuk Nasdaq 100, Investor Pasif Sudah Memegang Sahamnya Secara Tidak Langsung
Menurut laporan, SpaceX menyelesaikan IPO bersejarah pada Juni 2026, dan pekan ini bergabung dengan indeks Nasdaq 100; ini berarti jutaan investor pasif yang berinvestasi lewat dana indeks kini secara tidak langsung memiliki saham SpaceX. Ditambah lagi, Tesla dalam jangka panjang menjadi salah satu kepemilikan utama reksa dana, sehingga investor indeks pada umumnya menjadi sangat sulit untuk sepenuhnya menghindari perusahaan terkait Musk—kondisi ini secara langsung mendorong kebutuhan akan ETF Ex-Elon.
Kenaikan Kumulatif NANC Subversive 83,48%
Menurut laporan, Subversive dikenal lewat produk-produk yang bernuansa isu; pernah meluncurkan ETF manajemen aktif yang melacak transaksi anggota parlemen Demokrat (kode NANC, dikenal karena mengacu pada Nancy Pelosi) serta ETF yang melacak transaksi anggota parlemen Republik (kode KRUZ). Sejak penerbitannya, NANC mencatat kenaikan kumulatif sebesar 83,48% dan sempat mengungguli pasar; namun, dipicu gelombang AI pada 2026, kenaikan NANC tahun berjalan hingga kini hanya 10,65%, jauh tertinggal dari kenaikan indeks Nasdaq 100 sebesar 16,4%.
Adapun apakah QQNE dan SPNE mampu menarik dana dalam jumlah besar serta apakah kinerjanya bisa mengungguli dana yang memuat perusahaan Musk, saat ini masih belum jelas.
FAQ
Apa kode untuk dua “ETF tanpa Musk” yang diajukan Subversive, dan kapan diperkirakan listing?
Berdasarkan dokumen pengajuan dan laporan TechCrunch, kode kedua ETF tersebut adalah QQNE (Nasdaq 100 Ex-Elon Companies ETF) dan SPNE (S&P 500 Ex-Elon Companies ETF), yang dijadwalkan listing di pasar saham AS pada 21 September 2026.
Saham perusahaan mana yang dimasukkan ke dalam daftar pengecualian?
Berdasarkan dokumen pengajuan, saat ini daftar pengecualian mencakup Tesla (TSLA) dan SpaceX (SPCX); kriteria pengecualian adalah “perusahaan yang didirikan, dikendalikan sebagai pemimpin, atau memiliki keterkaitan utama dengan Musk”. Ke depan, jika ada perusahaan yang menjadi dikendalikan atau dipimpin oleh Musk, perusahaan tersebut juga akan masuk daftar pengecualian.
Apa potensi risiko jika membeli QQNE atau SPNE?
Menurut laporan, bila Tesla dan SpaceX kemudian mengungguli pasar, kinerja dua ETF ini akan tertinggal dari indeks acuan, sehingga investor yang membeli produk semacam ini berpotensi kehilangan potensi keuntungan kenaikan dari perusahaan Musk; selain itu, kedua dana termasuk manajemen aktif, yang biasanya berarti rasio biaya lebih tinggi, tetapi besaran fee spesifik belum diumumkan.