Saham Big Tech Menghadapi Pengawasan Belanja AI Menjelang Rilis Laporan Laba

GOOG-2,57%
GOOGL-2,56%
AMZN-0,85%
META-2,78%
MSFT-1,47%

Perusahaan Big Tech menghadapi sorotan investor minggu depan karena laporan pendapatan diperkirakan akan mengungkap apakah belanja infrastruktur AI senilai ratusan miliar dolar AS sedang menghasilkan imbal hasil, menurut I/O Fund Lead Tech Analyst Beth Kindig. Kindig mengatakan bahwa investor ingin bukti monetisasi AI mulai mengejar investasi besar selama bertahun-tahun, dengan Big Tech telah mengeluarkan belanja modal yang cukup besar untuk infrastruktur AI. Investor akan menilai apakah belanja tersebut berubah menjadi pendapatan dan laba, tambahnya, seraya mencatat laporan pendapatan yang akan datang bisa memberikan jawaban itu. Fokus pasar saham mencerminkan pertanyaan yang lebih luas tentang apakah investasi infrastruktur AI memberikan kinerja keuangan yang berkelanjutan.

Alphabet Memimpin Kinerja Saham Big Tech Tahun Ini

Salah satu kejutan terbesar dari reli AI tahun ini, menurut Kindig, adalah bahwa saham perusahaan yang mendorong pembangunan AI sebagian besar tertinggal dibanding saham perusahaan yang memasok infrastruktur yang mendasarinya. Alphabet Inc. (GOOG, GOOGL) memimpin kelompok dengan kenaikan 11% tahun ini, disusul Amazon.com Inc. (AMZN) sebesar 8%. Saham Meta Platforms Inc. (META) turun 2%, sementara saham Microsoft Corp. (MSFT) turun 18%.

“Yang paling mengejutkan adalah seberapa jauh Big Tech tertinggal dalam ukuran dolar,” kata Kindig. Investor akan memantau apakah Big Tech dapat mengubah belanja AI menjadi pertumbuhan cloud yang lebih cepat, pendapatan iklan yang lebih kuat, dan adopsi perangkat lunak AI yang lebih luas.

Kindig Mengidentifikasi Metrik Kunci yang Akan Dipantau Investor

Investor akan melihat melampaui pendapatan dan laba per saham untuk pertumbuhan cloud, adopsi perangkat lunak AI, serta tren periklanan sebagai bukti bahwa investasi AI membuahkan hasil, menurut Kindig. Ia mengatakan bahwa di Alphabet, fokusnya adalah apakah Google Cloud dapat mempertahankan momentumnya sementara Search terus memonetisasi AI lewat iklan dan meningkatnya permintaan inferensi.

Kindig menambahkan bahwa Microsoft menghadapi tekanan untuk menghidupkan kembali pertumbuhan Azure meski bisnis AI-nya berkembang pesat, sementara investor juga akan memantau pembaruan mengenai chip AI Maia miliknya. Di Meta dan Amazon, investor akan memantau apakah investasi AI terus mendorong pertumbuhan iklan di Meta dan pertumbuhan cloud di AWS, kata Kindig.

Laporan Pendapatan Berpotensi Memperluas Reli AI di Luar Perusahaan Pembuat Chip

Pertumbuhan yang kuat didorong AI di seluruh cloud, perangkat lunak, dan iklan dapat memperluas reli AI di luar pembuat chip dan pemasok infrastruktur dengan menunjukkan bahwa bertahun-tahun investasi besar mulai menghasilkan imbal hasil yang berkelanjutan, kata Kindig.

JPMorgan's Global Market Strategist, Hugh Gimber, mengatakan dalam sebuah wawancara pada Jumat bahwa aksi jual baru-baru ini di saham chip bukan cerminan melemahnya fundamental, seraya mencatat perusahaan semikonduktor terus menunjukkan hasil yang kuat. “Bagi saya, yang paling penting di sini bukanlah apa yang dikatakan oleh para nama semikonduktor itu sendiri kepada Anda, melainkan apa yang akan kita dapatkan dari para hyperscaler dalam beberapa minggu ke depan, karena semua pertumbuhan laba itu berasal dari belanja modal hyperscaler,” katanya.

Alphabet, Microsoft, Meta, Amazon, Apple, Intel, dan perusahaan teknologi besar lainnya dijadwalkan melaporkan pendapatan kuartalan dalam dua minggu ke depan.

Nasdaq Composite Turun Hampir 1% pada Saat Penulisan

Indeks Nasdaq Composite yang sarat teknologi turun hampir 1% pada saat penulisan. Invesco QQQ Trust (QQQ) naik 25% selama 12 bulan terakhir, sementara iShares U.S. Technology ETF (IYW) naik 35%.

FAQ

Apa yang disampaikan Beth Kindig tentang belanja AI Big Tech?

Beth Kindig, Lead Tech Analyst di I/O Fund, menyatakan bahwa Big Tech telah mengeluarkan belanja modal yang cukup besar untuk infrastruktur AI, dan investor ingin melihat belanja tersebut berubah menjadi pendapatan dan laba lewat laporan pendapatan yang akan datang.

Bagaimana kinerja saham Big Tech tahun ini dibanding pemasok infrastruktur AI?

Alphabet memimpin Big Tech dengan kenaikan 11% tahun ini, disusul Amazon sebesar 8%, sementara saham Meta Platforms turun 2% dan saham Microsoft turun 18%. Menurut Kindig, ini menunjukkan adanya ketertinggalan dibanding perusahaan pemasok infrastruktur AI.

Mengapa strategist JPMorgan mengatakan dua minggu ke depan penting bagi saham chip?

Hugh Gimber dari JPMorgan menyatakan bahwa yang paling penting bukanlah hasil dari perusahaan semikonduktor itu sendiri, melainkan apa yang akan didapat investor dari para hyperscaler dalam beberapa minggu ke depan, karena seluruh pertumbuhan laba itu berasal dari belanja modal hyperscaler.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar