Menurut Goldman Sachs, pada 28 Juli, perusahaan teknologi besar hyperscaler diperkirakan akan membiayai lebih dari sepertiga belanja modal AI melalui penerbitan utang, dengan penawaran obligasi yang diproyeksikan mencapai $250 miliar pada 2026 dan $400 miliar pada 2027. Goldman Sachs memperkirakan penerbitan utang ini akan mewakili 33% dari total belanja modal pada 2026 dan 35% pada 2027, karena perusahaan seperti Meta, Microsoft, Alphabet, dan Amazon menghadapi keterbatasan arus kas di tengah lonjakan investasi infrastruktur AI.
Pada 2025, hyperscaler membelanjakan $405 miliar untuk belanja modal dan menerbitkan $108 miliar dalam obligasi investment-grade, yang mewakili 26% dari belanja. Goldman Sachs memperkirakan rasio ini meningkat secara signifikan, dengan belanja modal diproyeksikan mencapai $750 miliar pada akhir 2026 dan $1,2 triliun pada 2027. Bank tersebut mencatat bahwa pendanaan utang juga dapat mengambil bentuk alternatif, termasuk pembiayaan proyek dan sekuritisasi berbasis aset.