Harga Bitcoin menunjukkan pergerakan yang kuat awal minggu ini sebelum momentum mulai melemah lagi. Antara Sabtu dan Rabu, harga BTC naik hampir 18%. Rally tersebut mendorong Bitcoin dari kisaran $60.000-an menuju kisaran $70.000-an. Pemulihan ini memberi pasar optimisme sementara setelah volatilitas sebelumnya.
Kamis kemudian mengubah nada pasar. Harga Bitcoin mulai bergerak turun lagi setelah rally terhenti. BTC kembali ke kisaran $70.000 dan sempat menyentuh level tersebut selama penurunan.
Perubahan momentum ini terjadi bersamaan dengan munculnya aktivitas dompet exchange yang tidak biasa di chain. Data pelacakan blockchain menunjukkan beberapa transfer Bitcoin terkait dengan exchange besar dalam waktu singkat.
Akun pemantauan blockchain memperhatikan serangkaian transaksi BTC besar yang terkait dengan Binance, Coinbase, dan Bybit. Data menunjukkan beberapa transfer bernilai beberapa juta dolar terjadi dalam hitungan menit.
Satu transaksi memindahkan 139,46 BTC antara dompet Bybit, yang setara dengan sekitar $9,9 juta berdasarkan level harga Bitcoin terbaru. Transfer lain menunjukkan 150 BTC keluar dari dompet Coinbase menuju Fidelity Custody, bernilai sekitar $10,6 juta.
Beberapa pergerakan kecil juga muncul dalam data. Transfer yang melibatkan 57 BTC antara dompet hot Bybit muncul dua kali dalam daftar. Aktivitas dompet Binance juga terlihat dengan transaksi mulai dari sekitar 1 BTC hingga lebih dari 24 BTC.
Transfer ini terjadi berdekatan dalam waktu, yang menjelaskan mengapa mereka menarik perhatian di seluruh pasar kripto.
Transfer besar antar dompet exchange sering terlihat dramatis jika dilihat tanpa konteks. Namun, pergerakan semacam ini tidak secara otomatis mengonfirmasi bahwa exchange sedang menjual Bitcoin di pasar terbuka.
Beberapa transaksi dalam data jelas melibatkan dompet yang dimiliki oleh exchange yang sama. Transfer Bybit tampaknya memindahkan BTC antara dua dompet hot Bybit. Pengelolaan treasury internal sering kali membutuhkan jenis transfer ini.
Pergerakan dompet Coinbase juga bisa melibatkan layanan kustodian. Transaksi yang mengirim 150 BTC ke Fidelity Custody bisa mewakili alokasi kustodian institusional daripada pesanan jual di pasar.
Rincian ini menunjukkan mengapa data blockchain memerlukan interpretasi yang hati-hati. Transfer dompet saja tidak mengonfirmasi tekanan jual langsung.
Penurunan harga tetap penting karena leverage di seluruh pasar tetap tinggi. Bitcoin sempat menyentuh level $70.000 selama penurunan terbaru. Pergerakan ini memicu likuidasi besar di posisi leverage.
Data pasar menunjukkan sekitar $217 juta posisi long dilikuidasi selama penurunan tersebut. Total likuidasi di seluruh pasar kripto mencapai sekitar $2,6 miliar dalam minggu terakhir.
Peta likuiditas membantu menjelaskan apa yang sedang diperhatikan trader selanjutnya. Kumpulan likuiditas besar muncul di atas harga Bitcoin saat ini antara $74.000 dan $76.000. Pasar kadang bergerak menuju zona tersebut karena mengandung banyak order stop.
Heatmap juga menunjukkan likuiditas besar di bawah harga BTC saat ini. Sebuah kluster besar muncul antara $66.000 dan $70.000, dan wilayah tersebut mengandung sekitar dua kali lipat likuiditas dari zona atas.
Ketidakseimbangan ini berarti harga bisa turun lebih jauh jika momentum bearish berlanjut.
Bitcoin saat ini berada di antara dua zona likuiditas besar. Wilayah atas dekat $74.000 berpotensi menjadi target jika BTC kembali menguat. Zona bawah antara $66.000 dan $70.000 menyimpan likuiditas yang bahkan lebih besar.
Bittensor (TAO) di $200? Analis Katakan Mengabaikan Harga Ini Bisa Jadi Kesalahan Mahal**
Struktur pasar sering menjadi volatil saat harga berada di antara zona ini. Bitcoin bisa bergerak cepat ke salah satu arah saat trader menempatkan posisi di sekitar level ini.
Aktivitas dompet exchange menambah lapisan ketidakpastian lain pada situasi ini. Transfer internal tetap menjadi penjelasan paling mungkin untuk beberapa transaksi. Struktur harga Bitcoin masih terlihat rapuh setelah rally terakhir gagal mempertahankan puncaknya.