18:45 hingga 19:00 UTC, 7 Juli 2026, BTC turun 0,63% dalam 15 menit, harga turun dari 64.134,0 USDT ke 63.674,9 USDT, dengan amplitudo 0,72%, menunjukkan pergerakan harga jangka pendek.
Pendorong utama pergerakan ini adalah kebutuhan koreksi teknis. BTC terakumulasi naik sekitar 10% dari 1 Juli hingga 6 Juli, dengan kenaikan jangka pendek yang signifikan. Pada 7 Juli, harga berulang kali menguji level resistensi kunci $64.500 tetapi gagal menembus, memicu aksi ambil untung dari sebagian trader jangka pendek, sehingga harga turun dari titik tertinggi harian $64.476,62 kembali ke sekitar $64.000.
Kedua, tekanan jual dari pemegang jangka pendek memperkuat koreksi. Data on-chain menunjukkan bahwa jumlah likuidasi trader jangka pendek mencapai 86,6 juta dolar AS, jauh lebih tinggi dari 54,01 juta dolar AS milik pemegang jangka panjang. Biaya kepemilikan jangka pendek terkonsentrasi di kisaran $63.000-$65.000, sehingga penutupan posisi massal memperkuat tekanan jual. Selain itu, Strategy pada 6 Juli mengumumkan penjualan BTC senilai 216 juta dolar AS, yang merupakan penjualan tunggal terbesar dalam sejarahnya; aksi jual institusional ini berdampak negatif pada sentimen pasar. Arus masuk ETF juga melambat, dengan arus bersih mingguan hanya 46,6 juta dolar AS, turun drastis dari puncak sebelumnya sebesar 221,72 juta dolar AS, menunjukkan bahwa dana institusional bersikap wait-and-see. Selain itu, Indeks Ketakutan dan Keserakahan tetap di level 23, yaitu "sangat takut", menandakan kepercayaan pasar belum sepenuhnya pulih.
Risiko volatilitas masih ada. Jika harga menembus support $63.000, dapat turun lebih jauh ke $62.000. Selanjutnya perlu diperhatikan efektivitas level support $63.000, kelanjutan arus masuk ETF, serta perubahan ekspektasi kebijakan Federal Reserve; waspadai risiko likuidasi berantai dari trader leverage.