CEO Coinbase Brian Armstrong mengkritik aturan investor terakreditasi AS pada 16 Juni 2026, dengan menyebut sistem itu sebagai “pajak regresif” yang mengunci orang Amerika biasa dari peluang investasi tahap awal, sementara pihak kaya mendapatkan akses pertama ke pengembalian terbesar. Armstrong berargumen bahwa perusahaan bertahan lebih lama dalam status privat, artinya sebagian besar penciptaan nilai terjadi sebelum IPO ketika hanya investor terakreditasi yang bisa ikut, sehingga investor ritel harus masuk setelah sebagian besar potensi kenaikan sudah diambil. Komentar tersebut memicu kembali perdebatan tentang pembatasan investasi berbasis kekayaan, seiring industri kripto terus mendorong modernisasi regulasi.
Di bawah aturan AS saat ini, untuk memenuhi syarat sebagai investor terakreditasi umumnya diperlukan pendapatan minimal $200.000 per tahun, atau $300.000 secara gabungan, atau memiliki kekayaan bersih di atas $1 juta di luar tempat tinggal utama. Niat awalnya adalah perlindungan, dengan regulator berasumsi bahwa individu yang lebih kaya lebih siap menghadapi investasi kompleks dan berisiko.
Armstrong berargumen bahwa dunia telah berubah dan aturan tidak ikut berkembang. Perusahaan bertahan privat jauh lebih lama daripada sebelumnya, sehingga sebagian besar penciptaan nilai terjadi jauh sebelum IPO. Ketika investor ritel akhirnya mendapat akses, sebagian besar potensi kenaikan sudah ditangkap lebih dulu oleh perusahaan modal ventura dan investor terakreditasi.
Lebih dari 1.300 perusahaan unicorn bernilai gabungan sekitar $6,4 triliun saat ini. Investor biasa sebagian besar hanya mengamati dari pinggir saat kekayaan itu terkumpul.
Armstrong mengemukakan dua kemungkinan jalan ke depan. Yang pertama akan menggeser ambang berbasis kekayaan menuju model berbasis kompetensi—yakni semacam ujian literasi keuangan yang bisa dilalui siapa pun untuk memperoleh status investor terakreditasi, terlepas dari pendapatan atau kekayaan bersih mereka.
Opsi kedua lebih menyeluruh: menghapus seluruh pembatasan investor terakreditasi sambil tetap mempertahankan kewajiban pengungkapan (disclosure) dan penegakan kuat terhadap penipuan. Dalam model ini, orang dewasa akan dipercaya untuk memutuskan sendiri seberapa besar risiko yang mereka bersedia ambil dengan uang mereka.
Reaksinya bisa diprediksi terbelah. Pendukung menunjuk ironi yang jelas: orang Amerika bisa secara legal berjudi dalam jumlah besar atau berspekulasi bebas di pasar publik, namun tidak bisa berinvestasi pada startup privat. Bagi mereka, sistem saat ini menghargai kekayaan, bukan kebijaksanaan.
Para pengkritik mendorong balik dengan keyakinan yang sama. Investasi privat gagal dengan tingkat tinggi, dan banyak profesional keuangan khawatir penghapusan perlindungan dapat membuat investor yang kurang berpengalaman terekspos pada kerugian serius yang tidak siap mereka hadapi.
Bagi yang mengikuti berita kripto, argumen Armstrong selaras dengan dorongan industri yang lebih luas untuk memodernisasi regulasi yang dibangun jauh sebelum teknologi blockchain, aset tokenized, dan platform investasi online mengubah cara kerja pasar.
Perdebatan investor terakreditasi kemungkinan tidak akan selesai dengan cepat. Namun percakapan yang dihidupkan Armstrong—tentang siapa yang boleh membangun kekayaan dan pada tahap apa—adalah yang akan terus diperjuangkan oleh regulator, para pengusaha, dan investor sehari-hari untuk beberapa waktu ke depan. Dengan menaruh bobot dukungannya pada reformasi, Coinbase memastikan isu ini tetap berada di sorotan utama.
Apa yang dikatakan CEO Coinbase Brian Armstrong tentang aturan investor terakreditasi pada 16 Juni 2026? Brian Armstrong menyebut aturan investor terakreditasi AS sebagai “pajak regresif” yang mengunci orang Amerika biasa dari peluang investasi tahap awal, sementara pihak kaya mendapatkan akses pertama ke keuntungan terbesar. Ia berargumen bahwa perusahaan bertahan privat lebih lama, sehingga sebagian besar penciptaan nilai terjadi sebelum IPO ketika hanya investor terakreditasi yang bisa ikut.
Apa syarat saat ini untuk menjadi investor terakreditasi di AS? Untuk memenuhi syarat sebagai investor terakreditasi umumnya memerlukan pendapatan minimal $200.000 per tahun, atau $300.000 secara gabungan, atau memiliki kekayaan bersih di atas $1 juta di luar tempat tinggal utama. Niat awalnya adalah melindungi investor dengan asumsi individu yang lebih kaya lebih siap menghadapi investasi kompleks dan berisiko.
Dua alternatif apa yang diusulkan Armstrong untuk mereformasi hukum investor terakreditasi? Armstrong mengusulkan dua jalur: pertama, mengalihkan dari ambang berbasis kekayaan ke model berbasis kompetensi menggunakan ujian literasi keuangan yang bisa dilalui siapa pun terlepas dari pendapatan atau kekayaan bersih; kedua, menghapus pembatasan investor terakreditasi sepenuhnya sambil tetap mempertahankan persyaratan pengungkapan (disclosure) dan penegakan kuat terhadap penipuan.
Berita Terkait
Armstrong Menyebut $60K Bitcoin Mencapai Titik Terendah karena Data On-Chain Menunjukkan Permintaan yang Lemah
Bloomberg Meluncurkan Alur Perdagangan Elektronik untuk Pasar ABS Senilai 14 Triliun Dolar AS
Senator Lummis: Aturan Kripto yang Jelas Melindungi Warga AS, Bukan Industri
Kongres Memperkenalkan RUU Bipartisan yang Menargetkan Penipuan ATM Kripto Setelah Kerugian $333M
Coinbase Meluncurkan Perdagangan Berjangka Emas dan Perak 24/7 di AS