Harga Tembaga Meningkat karena Permintaan AI untuk Pusat Data dan Infrastruktur Daya Memicu Reli Terkini

XCU3,00%
GS-0,99%
Menurut analisis Yahoo Finance dan Goldman Sachs, harga tembaga baru-baru ini naik karena ekspektasi berbasis AI terhadap peningkatan investasi pada pusat data dan infrastruktur jaringan listrik. Sejak awal 2025, ekspektasi AI telah menjadi pendorong utama kenaikan harga tembaga, melampaui faktor tradisional seperti prospek pertumbuhan China dan pergerakan dolar AS. Strategi komoditas Goldman Sachs Ravinaia Poselese menyatakan bahwa “AI sedang menjadi narasi kunci yang membentuk ekspektasi untuk kebutuhan listrik masa depan, infrastruktur jaringan, dan permintaan tembaga.” Kendala pasokan juga ikut mendukung harga—persediaan tembaga China telah turun ke level terendah dalam kisaran musiman, sementara aturan yang semakin ketat terkait logam bekas mendorong produsen beralih ke tembaga hasil pemurnian. Gangguan penambangan global, termasuk penutupan tambang Cobre Panama milik Panama (mengurangi pasokan global sebesar 1,5%), semakin mengencangkan pasar.
Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar