China Changxin Storage Technology (CXMT) pada 27 Juli tercatat di Bursa Efek Shanghai. Sahamnya melonjak 465% pada hari pertama, kapitalisasi pasarnya menembus 500B dolar AS, sehingga mengganggu saham-saham terkait memori dan penyimpanan di Amerika Serikat: saham Micron Technology turun 5%, saham SanDisk turun sekitar 12%, saham Western Digital juga ikut jatuh tajam, dan SK Hynix pada hari yang sama juga mengalami kejatuhan besar.
Dampak IPO CXMT terhadap saham memori AS: MU turun 5%, SNDK turun 12%
Saham CXMT melesat 465% pada hari pertama, mencerminkan keyakinan investor terhadap langkah Beijing membangun perusahaan memori yang mampu bersaing secara global. Theodore Shu, CEO Yi Capital, kepada CNBC mengatakan bahwa CXMT “tidak diragukan lagi akan tumbuh menjadi pemimpin global”. Berita ini memicu aksi jual saham memori di AS pada hari yang sama: MU turun 5%, SNDK turun sekitar 12%, WDC juga melemah tajam, dan SK Hynix pada hari yang sama ikut ambruk. Para analis menyebut investor sedang menilai ulang seluruh pasar perdagangan memori.
Selain itu, Korea Investment Securities (KIS) pada awal Juli telah mengeluarkan peringatan: ekspektasi laba SK Hynix pada kuartal kedua 8% lebih rendah dari perkiraan pasar, yang mencerminkan volume pengiriman chip HBM4 di bawah perkiraan.
Alasan saham SNDK dan WDC ikut terseret
CXMT berfokus pada memori DRAM, berbeda pasar dengan NAND flash milik SNDK serta bisnis unit hard disk milik WDC. Para analis menilai aksi jual pada SNDK dan WDC “terlihat agak berlebihan”. Ada dua alasan utama yang benar-benar menyeret kedua saham tersebut: investor khawatir Tiongkok dapat menyalin kesuksesan di ranah DRAM ke pasar penyimpanan lain seperti NAND flash; serta ada laporan bahwa Apple sedang menguji chip DRAM yang disediakan CXMT, sehingga memicu kekhawatiran bahwa memori buatan Tiongkok bisa masuk lebih cepat ke pasar pelanggan besar dibanding perkiraan.
Sebelum penurunan pada 27 Juli, MU, SNDK, dan WDC sama-sama sempat naik tajam karena belanja infrastruktur AI dan ketatnya pasokan; tekanan untuk mengambil keuntungan turut memperbesar penurunan pada hari tersebut.
Kepemilikan dana lindung nilai dan data posisi short: gambaran keterlibatan institusional pada tiga saham memori utama
Berdasarkan database dana lindung nilai Insider Monkey, hingga akhir kuartal pertama 2026 (sebelum perkembangan CXMT), posisi kepemilikan adalah sebagai berikut:
MU (Micron Technology): 154 dana pemegang saham (kuartal sebelumnya 137); jumlah saham yang dipinjam untuk short 36,21 juta saham (mencakup 3,22% dari saham beredar)
SNDK (SanDisk): 114 dana pemegang saham (kuartal sebelumnya 75, kenaikan terbesar); jumlah saham yang dipinjam untuk short 7,86 juta saham (mencakup 5,32% dari saham beredar)
WDC (Western Digital): 83 dana pemegang saham (kuartal sebelumnya 79); jumlah saham yang dipinjam untuk short 23,26 juta saham (mencakup 6,76% dari saham beredar)
Data di atas menunjukkan bahwa sebelum CXMT melantai, dana lindung nilai terus bersiap menghadapi siklus kenaikan untuk industri memori dan penyimpanan; pihak yang melakukan short relatif lebih berhati-hati.
Tanya Jawab
Bagaimana kinerja hari pertama IPO CXMT, dan apa dampaknya pada saham seperti Micron?
CXMT tercatat di Bursa Efek Shanghai pada 27 Juli 2026, dan sahamnya melonjak 465% pada hari pertama, dengan kapitalisasi pasar menembus 500B dolar AS; pada hari yang sama, MU turun 5%, SNDK turun sekitar 12%, WDC dan SK Hynix juga melemah tajam, sementara investor sedang menilai ulang valuasi seluruh pasar perdagangan memori.
Berapa pangsa pasar global DRAM CXMT saat ini, dan bagaimana posisinya dibanding Micron?
Berdasarkan prospektus IPO CXMT, pangsa pasar DRAM pada sekitar 2025 adalah 7,7%; data Counterpoint Research menunjukkan pada kuartal pertama mencapai sekitar 8% (tumbuh hampir tiga kali secara tahunan). Nomura memprediksi hingga akhir 2028 dapat berkembang menjadi sekitar 18%. Sebagai perbandingan, Micron saat ini menguasai sekitar 22% pangsa pasar DRAM, serta memimpin pasar HBM dengan 21%—CXMT saat ini belum memiliki pendapatan dari HBM.
Mengapa SNDK dan WDC juga terdampak oleh pencatatan CXMT?
Analis menyebut SNDK (NAND flash) dan WDC (hard disk) berada di pasar yang berbeda dengan bisnis DRAM CXMT, sehingga aksi jual terutama mencerminkan kekhawatiran investor bahwa Tiongkok bisa memperluas keberhasilan DRAM ke pasar penyimpanan lain, serta kekhawatiran terkait laporan bahwa Apple sedang menguji chip CXMT yang memicu adopsi oleh pelanggan besar. Selain itu, sebelumnya ketiga saham tersebut juga telah naik tajam karena permintaan AI, sehingga tekanan untuk mengambil keuntungan ikut memperbesar penurunan pada hari yang sama.