Bank Sentral Eropa memilih 36 penyedia layanan pembayaran dari seluruh kawasan euro untuk uji coba digital euro selama 12 bulan yang dijadwalkan dimulai pada paruh kedua 2027. Para peserta dipilih dari lebih dari 50 pendaftar yang terdiri dari bank dan penyedia layanan pembayaran non-bank, dengan daftar akhir mencakup institusi keuangan utama zona euro seperti Deutsche Bank milik Jerman, UniCredit milik Italia, dan BPCE milik Prancis, serta platform digital-native seperti Revolut Bank UAB yang terdaftar di Lithuania, Stripe Technology milik Irlandia, dan Adyen N.V. yang berbasis di Belanda. Uji coba ini mendukung persiapan teknis ECB untuk potensi mata uang digital bank sentral ritel. Anggota Dewan Eksekutif ECB, Piero Cipollone, mengatakan pada Selasa bahwa tingginya minat pasar menunjukkan kesiapan sektor swasta untuk mendorong proyek digital euro guna memperkuat lanskap pembayaran Eropa. Inisiatif ini merupakan bagian dari roadmap ECB yang menargetkan potensi penerbitan pertama pada 2029, dengan asumsi regulasi digital euro diadopsi pada 2026.
Uji Coba ECB Menguji Fungsi Pembayaran di 19 Bank Sentral Nasional
Penyedia layanan pembayaran yang berpartisipasi akan bertindak sebagai distributing PSP, acquiring PSP, atau keduanya, sesuai pernyataan ECB. Penyedia distributing akan memberi akses kepada staf Eurosystem ke akun beta digital euro dan layanan pembayaran, sementara penyedia acquiring akan memungkinkan pedagang terpilih menerima pembayaran beta digital euro.
Uji coba ini akan menggunakan versi beta dari digital euro untuk menguji fungsi pembayaran, proses operasional, dan pengalaman pengguna di ECB dan 19 bank sentral nasional kawasan euro. Staf Eurosystem, pedagang e-commerce, serta bisnis seperti kafe dan restoran akan berpartisipasi, menguji pembayaran person-to-person dan person-to-business secara online dan offline, termasuk di titik penjualan fisik.
Roadmap Digital Euro Menargetkan Penerbitan 2029 Menunggu Regulasi
ECB menyatakan uji coba ini dimaksudkan untuk mendukung pekerjaan persiapan berkelanjutan bagi potensi penerbitan digital euro dan menyempurnakan rancangan teknis mata uang tersebut sebelum peluncuran apa pun. Berdasarkan pelacak roadmap digital euro, bank sentral menargetkan siap untuk potensi penerbitan pertama pada 2029, dengan asumsi regulasi digital euro diadopsi pada 2026. ECB menyatakan keputusan akhir mengenai apakah akan menerbitkan digital euro hanya akan diambil setelah legislasi disetujui.
Tautan Resmi ECB: Digital Euro ke Persaingan Stablecoin dan Stabilitas Keuangan
Tonggak uji coba ini mengikuti komentar anggota Dewan Eksekutif ECB, Isabel Schnabel, bulan lalu yang mengatakan digital euro penting untuk menjaga peran uang bank sentral saat adopsi stablecoin terus meningkat. Schnabel mengatakan mata uang digital bank sentral, bersama dengan regulasi yang kuat, diperlukan untuk mengatasi risiko stabilitas keuangan dan mengurangi ketergantungan Eropa pada penyedia pembayaran non-Eropa, sambil mencatat bahwa stablecoin berbasis dolar dapat memperkuat dominasi dolar AS.
Komentar Schnabel kontras dengan posisi pemerintahan AS saat ini mengenai mata uang digital bank sentral. Sekretaris Perbendaharaan AS Scott Bessent dikutip mengatakan pemerintahan tidak akan mengizinkan CBDC AS sambil mendesak Kongres untuk mendorong Clarity Act.
FAQ
Apa yang diumumkan Bank Sentral Eropa terkait uji coba digital euro?
Bank Sentral Eropa memilih 36 penyedia layanan pembayaran dari seluruh kawasan euro untuk uji coba digital euro selama 12 bulan yang dijadwalkan dimulai pada paruh kedua 2027. Para peserta mencakup institusi keuangan besar zona euro seperti Deutsche Bank, UniCredit, dan BPCE, serta platform digital-native seperti Revolut Bank UAB, Stripe Technology, dan Adyen N.V.
Kapan ECB menargetkan menerbitkan digital euro?
Berdasarkan pelacak roadmap digital euro, ECB menargetkan siap untuk potensi penerbitan pertama pada 2029, dengan asumsi regulasi digital euro diadopsi pada 2026. ECB menyatakan keputusan akhir mengenai apakah akan menerbitkan digital euro hanya akan diambil setelah legislasi disetujui.
Mengapa ECB menganggap digital euro penting?
Anggota Dewan Eksekutif ECB, Isabel Schnabel, mengatakan bulan lalu bahwa digital euro penting untuk menjaga peran uang bank sentral saat adopsi stablecoin terus meningkat. Schnabel mengatakan mata uang digital bank sentral, bersama dengan regulasi yang kuat, diperlukan untuk mengatasi risiko stabilitas keuangan dan mengurangi ketergantungan Eropa pada penyedia pembayaran non-Eropa.