Anggota GCC Kesulitan Menyelaraskan Kebijakan Iran Meski Tampil Kompak di Depan Publik

Menurut Politico, pada 26 Juli, negara-negara anggota Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) kesulitan mencapai konsensus mengenai kebijakan terhadap Iran di tengah ketegangan AS-Iran yang masih berlangsung, meski ada upaya publik untuk terlihat kompak. Sementara Uni Emirat Arab dan Arab Saudi telah menunjukkan hubungan yang menghangat lewat penampilan bersama, serta anggota GCC mengadakan pertemuan terkoordinasi di Departemen Luar Negeri AS dan di Kongres, perbedaan mendasar tetap ada. Para diplomat Arab dan mantan pejabat AS menunjukkan bahwa negara-negara anggota memprioritaskan kepentingan ekonomi dan strategis yang berbeda, termasuk akses ke jalur pelayaran alternatif, hubungan infrastruktur yang berbeda dengan Iran, serta perbedaan tingkat paparan terhadap kerugian ekonomi akibat konflik regional. Kepentingan yang saling bersaing ini menghambat kemajuan substantif dalam memastikan Selat Hormuz tetap terbuka, sehingga koalisi tetap terpecah meski pesan publik disampaikan secara seragam.
Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar