Menurut Odaily dan Jin10, bank sentral global menghadapi tekanan yang terus meningkat untuk mempertimbangkan kenaikan suku bunga karena harga minyak mentah mendekati $100 per barel. Federal Reserve, Bank of England, dan Bank of Japan bersiap menghadapi inflasi yang dipicu energi, sementara European Central Bank telah menandakan kesiapan untuk kenaikan suku bunga lainnya. Investor memperkirakan sebagian besar bank sentral dalam kelompok ini dapat bertindak sedini September.
Kenaikan kembali Brent kini didorong oleh berbagai gangguan pasokan di luar risiko Selat Hormuz dan pemblokiran Laut Merah. Pengiriman yang terlihat melalui Hormuz telah turun mendekati nol, pasokan persediaan global menipis, dan kendala pasokan baru makin meningkat. Ekspor bahan bakar Rusia tetap terbatas akibat serangan drone Ukraina yang masih berlanjut, sementara Kazakhstan telah mulai mengurangi produksi setelah penutupan terminal ekspor Caspian Pipeline Consortium.