Menurut TechCrunch, pada 20 Juli Alphabet mengumumkan pengembangan chip server yang dirancang untuk Gemini, yang diperkirakan akan diluncurkan pada 2028 dengan efisiensi daya 6x hingga 10x lebih besar dibanding Tensor Processing Unit (TPU v7) yang ada saat ini, diukur berdasarkan token yang dihasilkan per unit daya. Google tidak mengonfirmasi laporan tersebut secara resmi, namun mengatakan bahwa timnya sedang meneliti proyek-proyek baru. Metrik efisiensi yang ditingkatkan, yaitu token per watt, menghubungkan konsumsi energi dengan keluaran AI, sehingga menjadi ukuran praktis untuk biaya inferensi dan efisiensi infrastruktur.
Alphabet secara terpisah memandu belanja modal sebesar US$175 miliar hingga US$185 miliar pada 2026, dengan menyebut kapasitas komputasi dan kendala daya sebagai hambatan. Saham Alphabet naik sekitar 3% setelah pengumuman tersebut.