Hana Asset Management Mengubah Strategi TDF dari Big Tech, Menambah Saham Small-Cap dan Eksposur Asia

Hana Asset Management mengungkapkan strategi operasional paruh kedua (H2) untuk reksa dana target-date LIFEPLUS pada 14 Juli, dengan tujuan memperluas keuntungan investasi AI sekaligus mengurangi risiko konsentrasi pada saham teknologi besar AS. Perusahaan berencana meningkatkan alokasi ke semikonduktor dan infrastruktur AI, sambil memperluas investasi untuk mencakup saham small-cap AS, Jepang, dan pasar berkembang Asia. Perubahan ini mencerminkan ekspektasi bahwa fokus investor akan bergeser dari potensi pertumbuhan industri AI ke upaya mengidentifikasi perusahaan yang mengubah belanja modal besar menjadi pendapatan dan laba yang nyata, menurut Cha Duk-young, kepala divisi dana pensiun perusahaan tersebut.
Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar