Instacart Mengakuisisi Startup AI Israel Arpalus untuk Pemantauan Rak

Menurut Calcalist, Instacart telah mengakuisisi Arpalus, sebuah startup kecerdasan buatan asal Israel yang berbasis di Netanya dan menggunakan computer vision untuk memantau rak supermarket secara real time. Kesepakatan ini bernilai puluhan juta dolar AS dan menjadi akuisisi Israel pertama Instacart, sekaligus bertujuan mengurangi kesenjangan antara pencatatan inventaris online dan ketersediaan produk yang sebenarnya di toko. Perangkat lunak Arpalus mengubah video rak menjadi data produk real time dengan akurasi rata-rata lebih dari 95% serta berjalan di ponsel pintar dan perangkat yang dilengkapi kamera. Teknologi tersebut melengkapi tool Store View milik Instacart dan strategi Connected Stores, yang mendigitalkan operasi ritel di berbagai produk—lebih dari 30.000 jenis produk—yang biasanya tersedia di toko bahan makanan.
Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar