Menurut data Bursa Efek Korea, ETF bertema K-pop turun 30-41% pada paruh pertama 2026 (2 Januari-6 Juli), menjadikannya ETF ekuitas dengan kinerja terburuk. ACE KPOP FOCUS turun 32,51%, TIGER Media Content turun 41,65%, dan HANARO Fn K-POP & Media turun 34,74%, karena ketiganya memiliki alokasi 45-95% di perusahaan hiburan besar HYBE, SM Entertainment, JYP Entertainment, dan YG Entertainment. Saham HYBE turun 32,94%, SM turun 38,14%, JYP turun 29,81%, dan YG turun 37,21%, melampaui pelemahan pasar secara luas.
Pada 7 Juli, ETF K-pop bangkit kembali karena saham semikonduktor mengalami koreksi. ACE KPOP FOCUS naik 4,51% pada hari itu dan naik 11,90% selama seminggu terakhir, sementara HANARO Fn K-POP & Media naik 4,17% harian dan 11,05% mingguan. Pakar industri mengaitkan pemulihan ini dengan valuasi yang mencapai level diskon dalam, dengan ekspektasi bahwa aktivitas artis dan konser di paruh kedua dapat mendorong momentum laba.