Menurut Financial News, pada 24 Juli, saldo pembiayaan margin KOSDAQ turun menjadi 6,9 triliun won dari 9,1 triliun won yang tercatat sekitar sebulan sebelumnya, menandai penurunan 23,9%. Rata-rata volume perdagangan harian di seluruh bursa Korea juga menyusut sekitar 30%, turun dari 100 triliun won pada periode Mei–Juni menjadi 67 triliun won pada Juli.
Meski terjadi squeeze likuiditas, volatilitas pasar tetap tinggi dengan VKOSPI bertahan di atas 80. Baik KOSPI maupun KOSDAQ memicu circuit breaker sisi jual pada sesi tersebut, dengan KOSPI turun 5,72% hingga ditutup di 6.690,62 dan KOSDAQ jatuh 5,32%. Penghentian sisi jual KOSPI menandai kejadian ke-21 pada tahun 2026.