Indeks KOSPI pulih ke level 6700 pada pagi hari tanggal 21, naik 3,19% menjadi 6723 pada pukul 10:35 WIB, didorong oleh pergeseran sentimen investor asing menjadi net buy. Setelah sempat menunjukkan dominasi penjualan saat pembukaan pasar, investor asing beralih menjadi pembelian bersih sekitar 290 miliar won di pasar sekuritas (gabungan angka Korea Exchange dan Nextrade), sementara investor institusional terus melakukan pembelian bersih sekitar 220 miliar won. Investor ritel mencatat penjualan bersih sekitar 550 miliar won. Pemulihan ini terjadi setelah perburuan saham diskon usai 'Black Monday' pada tanggal 20 dan didukung oleh rebound terbatas saham semikonduktor AS semalam.
Investor Asing dan Institusional Dorong Pemulihan KOSPI
Menurut Korea Exchange, investor asing membalikkan sikap awal yang net jual dan menjadi net buyer di pasar sekuritas. Pembelian bersih gabungan dari investor asing dan institusional berjumlah sekitar 510 miliar won selama sesi pagi, mengimbangi penjualan bersih investor individu sekitar 550 miliar won. Pergeseran perilaku investor asing menjadi pendorong utama bagi pemulihan indeks dari level 6500 yang terlihat saat pembukaan pasar.
Samsung Electronics dan SK Hynix Memimpin Reli Saham Semikonduktor
Samsung Electronics dan SK Hynix, dua saham semikonduktor teratas berdasarkan kapitalisasi pasar, memimpin pergerakan naik pasar. Samsung Electronics naik 5,84% menjadi 258.250 won, sementara SK Hynix menguat 3,83% menjadi 1.831.500 won pada sesi pagi tanggal 21. Samsung C&T naik lebih dari 6%, Hanwha Aerospace menguat lebih dari 4%, dan SK Square serta Samsung Biologics masing-masing naik lebih dari 3%. Indeks KOSDAQ turun 0,50% menjadi 745,90.
Indeks Semikonduktor AS Rebound Semalam
Philadelphia Semiconductor Index naik 0,60% semalam meski tiga indeks utama AS ditutup lebih rendah karena risiko geopolitik Timur Tengah yang kembali menguat. Perburuan saham diskon mengalir ke sektor semikonduktor, dengan AMD naik 1,58%, Broadcom naik 1,98%, Micron naik 1,94%, Intel naik 2,13%, dan SanDisk naik 2,67%. Rebound terbatas saham semikonduktor AS tersebut turut memengaruhi sentimen investor di pasar Korea secara positif.
Analis Kiwoom Securities Merekomendasikan Penambahan Saham Semikonduktor
Han Ji-young, peneliti di Kiwoom Securities, menyatakan bahwa minat beli mengalir ke sektor-sektor unggulan termasuk semikonduktor akibat penurunan yang berlebihan, meski ada ketidakpastian geopolitik AS-Iran. Han menjelaskan bahwa kondisi pasokan investor asing diperkirakan membaik karena rebound saham semikonduktor AS dan meredanya tekanan nilai tukar won-dolar. Han menggambarkan titik saat ini sebagai periode yang memungkinkan investor mengharapkan rebound setelah titik terendah, bukan penurunan level lebih lanjut, dengan mempertimbangkan faktor valuasi, laba, dan pasokan. Han merekomendasikan untuk memprioritaskan strategi menaikkan posisi secara bertahap melalui pembelian bertahap yang berfokus pada semikonduktor, yaitu saham-saham unggulan yang mengalami penurunan berlebihan belakangan ini.
FAQ
Apa yang menyebabkan saham KOSPI pulih ke level 6700 pada tanggal 21?
Indeks KOSPI naik 3,19% menjadi 6723 pada pukul 10:35 WIB tanggal 21, didorong oleh investor asing yang beralih ke net buying sekitar 290 miliar won dan investor institusional yang terus melakukan net purchase sekitar 220 miliar won. Pemulihan didukung oleh perburuan saham diskon usai 'Black Monday' pada tanggal 20 dan rebound terbatas saham semikonduktor AS semalam.
Bagaimana kinerja Samsung Electronics dan SK Hynix selama sesi pagi pada tanggal 21?
Samsung Electronics naik 5,84% menjadi 258.250 won, sementara SK Hynix menguat 3,83% menjadi 1.831.500 won pada sesi pagi tanggal 21. Dua saham semikonduktor tersebut, yang memegang kapitalisasi pasar terbesar, memimpin pergerakan naik pasar.
Apa yang direkomendasikan analis Kiwoom Securities terkait saham semikonduktor?
Han Ji-young dari Kiwoom Securities merekomendasikan untuk memprioritaskan strategi menaikkan posisi secara bertahap melalui pembelian bertahap yang berfokus pada semikonduktor, dengan menggambarkan titik saat ini sebagai periode ketika investor dapat mengharapkan rebound setelah titik terendah, bukan penurunan lebih lanjut, dengan mempertimbangkan faktor valuasi, laba, dan pasokan.