KT&G diproyeksikan melaporkan kenaikan laba operasi sebesar 14,18% year-over-year pada Q2 menjadi 399,5 miliar won, menurut estimasi konsensus dari 11 perusahaan sekuritas domestik yang disurvei oleh Yonhap Infomax pada 29. Pendapatan perusahaan tembakau asal Korea Selatan itu diperkirakan mencapai 1,676 triliun won, naik 8,28% dibanding periode yang sama tahun lalu, didorong oleh penjualan rokok luar negeri yang kuat di Rusia dan Kazakhstan serta permintaan tembakau domestik yang tetap tangguh. Proyeksi tersebut mencerminkan membaiknya bauran portofolio produk di pasar luar negeri dan konsumsi tembakau domestik yang lebih tinggi dari perkiraan, yaitu naik sekitar 1% year-over-year dibanding tren penurunan khas 2%.
Permintaan Tembakau Domestik KT&G Tunjukkan Pertumbuhan yang Tangguh
Total permintaan tembakau domestik di Q2 naik sekitar 1% year-over-year, melampaui ekspektasi mengingat tren penurunan khas 2% pada periode-periode belakangan. Pangsa pasar rokok domestik KT&G naik sekitar 40 basis poin dibanding periode yang sama tahun lalu, didukung penjualan produk baru yang kuat, sehingga menghasilkan pertumbuhan pendapatan yang sedikit. Volume penjualan NGP (Next Generation Product) domestik meningkat dua digit year-over-year, dengan pangsa pasar yang terus naik. Segmen bisnis perusahaan pada Q1 berdasarkan pendapatan adalah tembakau (67,8%), makanan fungsional kesehatan (19,5%), properti (6,9%), dan lainnya (5,8%).
Pendapatan Rokok Luar Negeri KT&G Meningkat 16% di Rusia dan Kazakhstan
Pendapatan rokok luar negeri diperkirakan naik 16% year-over-year pada Q2, didorong oleh kenaikan harga dan perluasan penjualan produk premium di Rusia dan Kazakhstan. Meski pertumbuhan volume melambat dibanding tingkat pertumbuhan tinggi Q1 dan efek pre-order, pertumbuhan laba diperkirakan akan melampaui pertumbuhan pendapatan. Perusahaan sekuritas menilai operasi rokok luar negeri terus mendorong pertumbuhan laba melalui komposisi portofolio produk yang membaik, tidak hanya ekspansi volume. Pendapatan NGP luar negeri diproyeksikan naik sekitar 30% akibat efek basis dari gangguan pasokan perangkat pada tahun sebelumnya.
Laba Operasi Makanan Fungsional Kesehatan KT&G Melonjak 53,2%
Pendapatan dan laba operasi segmen makanan fungsional kesehatan diperkirakan meningkat masing-masing 2,5% dan 53,2% pada Q2. Kenaikan kinerja tersebut dikaitkan dengan aktivitas promosi selama Korea's Family Month pada bulan Mei.
Analis Soroti Perbaikan Portofolio KT&G dan Ekspansi NGP
Han Yu-jeong, peneliti di Hanwha Investment & Securities, menyatakan bahwa pertumbuhan volume rokok luar negeri, kenaikan harga, dan ekspansi pangsa pasar NGP domestik mendorong pertumbuhan laba perusahaan. Han mencatat bahwa NGP domestik terus mengimbangi penurunan volume rokok domestik karena penetrasi pasar tetap berada pada tren kenaikan. Analis menyoroti meningkatnya porsi perangkat NGP premium yang secara positif mendorong perbaikan komposisi portofolio produk. Saham KT&G ditutup pada 181.700 won pada 27, turun 0,49% dibanding sesi sebelumnya.
FAQ
Berapa perkiraan laba operasi Q2 KT&G?
Laba operasi Q2 KT&G diproyeksikan sebesar 399,5 miliar won, yang mewakili kenaikan 14,18% year-over-year, menurut konsensus dari 11 perusahaan sekuritas yang disurvei oleh Yonhap Infomax pada 29.
Mengapa pendapatan rokok luar negeri KT&G meningkat pada Q2?
Pendapatan rokok luar negeri naik sekitar 16% year-over-year karena kenaikan harga dan perluasan penjualan produk premium di Rusia dan Kazakhstan, dengan pertumbuhan laba didorong oleh perbaikan komposisi portofolio produk.