LS Securities Digugat Senilai 7 Miliar Won atas Email Pemesanan Penipuan

Key Takeaways
  • LS Securities menghadapi gugatan senilai 7.02B won karena pesanan email penipuan dari Juli 2025 hingga Februari 2026.
  • LS Securities mentransfer sekitar 3,33 juta dolar AS dalam 19 transaksi ke akun di AS dan Vietnam tanpa verifikasi identitas yang tepat.
  • LS Securities melaporkan insiden tersebut ke Financial Supervisory Service pada Februari 2026 dan mengajukan pengaduan pidana pada awal Maret.

LS Securities menghadapi gugatan senilai 7.02B won yang diajukan investor asing A di Pengadilan Distrik Selatan Seoul pada tanggal 15 bulan lalu, terkait pesanan penjualan saham yang diduga fraud. Investor tersebut mengklaim LS Securities menjalankan pesanan yang tidak berwenang dari pihak ketiga yang meniru identitas A melalui email dari Juli 2025 hingga Februari 2026, sehingga menghasilkan penjualan aset dan pengiriman dana senilai sekitar 3,33 juta dolar AS tanpa verifikasi identitas yang semestinya. LS Securities bertindak sebagai kuasa tetap bagi investor asing, peran yang menangani pendaftaran investasi, pembukaan akun, dan pemrosesan transaksi bagi penduduk luar negeri yang memperdagangkan saham Korea. Sengketa berfokus pada apakah perusahaan sekuritas memenuhi kewajibannya untuk memverifikasi keaslian pesanan email ketika alamat pengirim berbeda dari informasi kontak yang terdaftar.

Para Pihak Berselisih Verifikasi Email dan Prosedur Pengiriman Dana

Investor A mengklaim pesanan palsu berasal dari alamat email dengan domain yang mirip namun berbeda dari alamat yang terdaftar dalam kontrak kuasa tetap. Menurut A, LS Securities tidak memverifikasi identitas melalui email atau telepon yang terdaftar sebelum menjalankan pesanan. LS Securities menyatakan pihaknya menanggapi email yang masuk dengan nama A, dengan balasan yang sebenarnya dikirim ke alamat yang mirip, lalu menilai bahwa itu orang yang sama berdasarkan riwayat pesanan sebelumnya yang disertakan dan kemiripan alamat.

Kedua pihak sepakat peretasan terjadi, tetapi berselisih mengenai sistem siapa yang dikompromikan. LS Securities menyatakan hasil inspeksi Financial Security Institute tidak menemukan bukti bahwa sistem perusahaan atau email dibobol. Pihak investor A mengklaim pelaku kejahatan membobol akun email seorang karyawan LS Securities untuk memperoleh korespondensi yang sudah ada, lalu menggunakan informasi itu untuk membuat email yang meniru identitas.

Terkait proses pengiriman dana, LS Securities mengirim sekitar 3,33 juta dolar AS (sekitar 4,9 miliar won) dalam 19 transaksi ke akun di AS dan Vietnam berdasarkan pesanan email. Pihak investor A mengklaim pelaku memanfaatkan fakta bahwa sistem AS dan Vietnam mengizinkan pengiriman dana ketika nama penerima berbeda dari pemegang akun yang sebenarnya. Formulir instruksi pengiriman dana mencantumkan A sebagai penerima tetapi menggunakan nomor akun yang dikuasai oleh pihak ketiga. LS Securities menjelaskan pihaknya menilai transaksi tersebut sah berdasarkan formulir instruksi pengiriman dana dan dokumen terkait yang diserahkan, dengan catatan bahwa kontrak kuasa tetap tidak mengharuskan penetapan akun yang telah didaftarkan sebelumnya dan tidak memuat informasi akun pelanggan yang terpisah.

LS Securities Melaporkan Insiden kepada Otoritas, Menolak Pemulihan Segera

Setelah masalah muncul, investor A menuntut pemulihan penjualan saham yang tidak berwenang dan aset yang telah dikirim, namun LS Securities menolak. LS Securities menyatakan pihaknya “tidak menolak untuk mengembalikan aset, tetapi akan memenuhi tanggung jawabnya setelah kewajiban secara objektif dikonfirmasi dengan putusan pengadilan.”

LS Securities melaporkan insiden ke Financial Supervisory Service pada Februari 2026 segera setelah insiden terjadi. Perusahaan tersebut mengajukan pengaduan pidana ke polisi pada awal Maret, dengan menyatakan akan berupaya semaksimal mungkin menyelidiki kebenaran karena ini merupakan kasus pidana pihak ketiga.

FAQ

Apa yang diklaim investor asing dalam gugatan terhadap LS Securities?

Investor asing A mengajukan gugatan senilai 7.02B won di Pengadilan Distrik Selatan Seoul pada tanggal 15 bulan lalu, dengan menuduh LS Securities menjalankan pesanan penjualan saham dan pengiriman dana yang tidak berwenang dari pihak ketiga yang meniru identitas A melalui email dari Juli 2025 hingga Februari 2026 tanpa verifikasi identitas yang semestinya.

Berapa banyak uang yang dikirim melalui pesanan palsu?

LS Securities mengirim sekitar 3,33 juta dolar AS (sekitar 4,9 miliar won) dalam 19 transaksi ke akun di AS dan Vietnam berdasarkan pesanan email palsu.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar