Target Harga Saham Netflix Dipangkas oleh Empat Perusahaan Menjelang Laporan Pendapatan Q2

NFLX2,43%
WBD1,33%

Oppenheimer dan KeyBanc memangkas target harga saham Netflix (NFLX) menjelang laporan laba kuartal kedua perusahaan yang akan dirilis akhir pekan ini. Oppenheimer menurunkan targetnya menjadi $100 dari $120, sementara KeyBanc mengurangi target menjadi $92 dari $115. Pemangkasan tersebut menyusul langkah serupa dari Citi dan Bernstein pekan lalu, yang sama-sama menurunkan targetnya menjadi $100. Para analis menyatakan pemangkasan ini mencerminkan kekhawatiran soal valuasi, karena Netflix diperdagangkan dengan harga premium dibanding rekan industri meski pertumbuhan pendapatan melambat. Keempat perusahaan tetap mempertahankan peringkat Buy-setara pada saham tersebut. Saham Netflix naik tipis 0,6% dalam perdagangan pra-pasar pada Senin, sementara sentimen ritel di Stocktwits tetap berada dalam wilayah bullish sepanjang pekan lalu.

Analis Sebut Kekhawatiran Valuasi sebagai Pemicu Pemangkasan Target Saham Netflix

Para analis secara umum menyatakan valuasi Netflix kini menjadi terlalu tinggi dibanding fundamental jangka pendeknya. Analis Citi Jason Bazinet menguraikan empat faktor yang dapat membebani sentimen pasar: tren penayangan yang lebih lemah, ketidakpastian terkait potensi merger dan akuisisi, ketiadaan katalis baru dalam waktu dekat, serta perputaran modal investor ke saham semikonduktor. Meski target harga diturunkan, keempat perusahaan tetap mempertahankan peringkat Buy-setara, dengan alasan kekhawatiran valuasi, bukan melemahnya prospek jangka panjang.

Netflix Menghentikan Upaya Merger dengan Warner Bros. Discovery

Pemangkasan target harga berawal dari upaya Netflix yang ditinggalkan untuk mengejar Warner Bros. Discovery. Kedua perusahaan dilaporkan telah membahas transaksi all-cash. Kesepakatan itu mendapat sorotan mengingat Netflix memiliki sekitar 20% pangsa pasar streaming global. Jika merger tersebut terlaksana, entitas gabungan kemungkinan akan menembus ambang batas 30% yang biasanya diperlakukan regulator sebagai dugaan pelanggaran berdasarkan panduan merger. Netflix kemudian mundur, dan saham dilaporkan naik menyusul kabar tersebut. Pengunduran diri Reed Hastings, pendiri sekaligus ketua lama, juga turut membebani sentimen sepanjang tahun ini.

Wall Street Memproyeksikan Pendapatan $12,58 Miliar untuk Netflix pada Kuartal 2

Estimasi konsensus mengarah pada pendapatan kuartal kedua sekitar $12,58 miliar, naik sekitar 13,5% hingga 13,8% year over year, yang merupakan laju pertumbuhan paling lambat dalam lebih dari setahun. Wall Street juga memperkirakan laba per saham sebesar $0,79. Manajemen telah memberi panduan margin operasi 32,6% untuk kuartal tersebut. Analis akan mencermati apakah pendapatan iklan berada di jalur untuk memenuhi target sekitar $3 miliar sepanjang tahun, serta apakah laporan Q1 yang mengecewakan, yang meleset dari estimasi EPS dengan hampir 8%, hanya terjadi sekali. Mereka juga akan memantau tren keterlibatan setelah Netflix berhenti melaporkan jumlah pelanggan reguler setelah kuartal pertama. Saham NFLX turun lebih dari 20% tahun ini dan lebih dari 40% dalam 12 bulan terakhir.

FAQ

Apa yang dilakukan Oppenheimer dan KeyBanc terhadap target harga saham Netflix?
Oppenheimer menurunkan target harga saham Netflix menjadi $100 dari $120, sementara KeyBanc mengurangi targetnya menjadi $92 dari $115 menjelang laporan laba kuartal kedua perusahaan yang akan dirilis akhir pekan ini.

Mengapa analis memangkas target harga saham Netflix?
Para analis menyatakan pemangkasan itu mencerminkan kekhawatiran soal valuasi, dengan Netflix diperdagangkan dengan premium dibanding rekan industri meski pertumbuhan pendapatan melambat. Analis Citi Jason Bazinet menguraikan empat faktor: tren penayangan yang lebih lemah, ketidakpastian terkait potensi merger dan akuisisi, ketiadaan katalis baru dalam waktu dekat, serta perputaran modal investor ke saham semikonduktor.

Berapa proyeksi pendapatan dan laba Wall Street untuk Netflix pada Kuartal 2?
Estimasi konsensus mengarah pada pendapatan kuartal kedua sekitar $12,58 miliar, naik sekitar 13,5% hingga 13,8% year over year, dan laba per saham sebesar $0,79. Manajemen telah memberi panduan margin operasi 32,6% untuk kuartal tersebut.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar