Asuransi Properti & Kecelakaan NH Nonghyup menunda penerbitan obligasi subordinasi yang ditujukan untuk membiayai ulang 100 miliar won yang jatuh tempo pada tanggal 21, menurut sumber industri asuransi pada tanggal 15. Dewan perusahaan menyetujui penerbitan hingga 100 miliar won dalam obligasi subordinasi pada bulan Mei, tetapi penanggung menunda jadwal karena suku bunga yang tetap tinggi dan memperkirakan kesulitan dalam memperoleh permintaan dari investor. Keputusan ini mencerminkan tantangan yang lebih luas di sektor asuransi Korea Selatan, di mana perusahaan asuransi besar kesulitan menarik modal meski menawarkan tingkat tahunan di atas 5% pada tahun 2026, karena ketidakpastian pasar meredam minat untuk instrumen jangka panjang.
Asuransi Properti & Kecelakaan NH Nonghyup memiliki 100 miliar won dalam obligasi subordinasi dengan opsi pelunasan yang jatuh tempo pada tanggal 21, menurut sumber industri asuransi pada tanggal 15. Dewan perusahaan menyetujui penerbitan hingga 100 miliar won dalam obligasi subordinasi pada bulan Mei untuk membiayai ulang utang yang jatuh tempo. Namun, penanggung menunda jadwal penerbitan karena suku bunga yang terus tinggi dan perkiraan tantangan dalam memastikan permintaan investor yang cukup.
Obligasi subordinasi yang diterbitkan NH Nonghyup pada Juli 2021 memiliki tingkat bunga tahunan 3,3%. Jika perusahaan melanjutkan pembiayaan ulang berdasarkan kondisi pasar saat ini, perusahaan perlu menawarkan tingkat bunga tahunan lebih dari 6%, sehingga secara signifikan meningkatkan beban biaya bunga. Selisih antara tingkat bunga awal 3,3% dan kebutuhan saat ini 6%+ menunjukkan hampir dua kali lipat biaya pendanaan bagi penanggung.
Perusahaan asuransi besar Korea Selatan menghadapi kesulitan dalam penggalangan modal meski menawarkan tingkat yang tinggi pada 2026. Heungkuk Fire & Marine melakukan prakiraan permintaan pada Maret untuk penerbitan obligasi subordinasi 100 miliar won, tetapi hanya menarik 85 miliar won dalam komitmen. Tingkat bunga akhir ditetapkan pada ujung atas kisaran, yaitu 5,5%. DB Insurance membuka batas penerbitannya dari target awal 300 miliar won menjadi maksimum 600 miliar won pada bulan lalu, tetapi prakiraan permintaan menghasilkan hanya 255 miliar won dalam komitmen, sehingga penerbitan aktual menjadi 410 miliar won. Tingkat bunga ditetapkan pada 5,30%. Meningkatnya ketidakpastian di pasar keuangan telah melemahkan minat investor pada instrumen jangka panjang, yang berkontribusi terhadap kurang serap di seluruh industri.
Asuransi Properti & Kecelakaan NH Nonghyup membutuhkan penerbitan surat berharga modal untuk mengelola rasio solvabilitasnya (K-ICS), yang merupakan indikator utama kesehatan keuangan bagi penanggung. Rasio K-ICS perusahaan sebelum langkah transisi berada di 145,4% pada Q1 2026, naik 14,5 poin persentase dari akhir tahun sebelumnya, menunjukkan tren perbaikan. Namun, rasio tersebut masih jauh di bawah rata-rata industri asuransi properti dan kecelakaan domestik sebesar 222,4%.
Asuransi Properti & Kecelakaan NH Nonghyup berencana melanjutkan pelunasan lebih awal menggunakan kasnya sendiri, bukan pembiayaan ulang, karena beban suku bunga. Perusahaan akan memantau kondisi pasar keuangan dan menyesuaikan waktu untuk memulai kembali penerbitan obligasi subordinasi. Seorang pejabat industri asuransi menyatakan bahwa NH Nonghyup kemungkinan akan melanjutkan upaya penerbitan setelah mengamati tren suku bunga dan pemulihan permintaan investasi, karena pengelolaan rasio K-ICS tetap menjadi prioritas.
Apa yang dilakukan Asuransi Properti & Kecelakaan NH Nonghyup terkait penerbitan obligasi subordinasinya?
Asuransi Properti & Kecelakaan NH Nonghyup menunda penerbitan obligasi subordinasi yang ditujukan untuk membiayai ulang 100 miliar won yang jatuh tempo pada tanggal 21. Dewan perusahaan menyetujui penerbitan hingga 100 miliar won dalam obligasi subordinasi pada bulan Mei, tetapi menunda jadwal karena suku bunga yang tetap tinggi dan perkiraan kesulitan dalam memperoleh permintaan dari investor.
Mengapa NH Nonghyup menunda penerbitan obligasi?
Obligasi subordinasi yang diterbitkan NH Nonghyup pada Juli 2021 memiliki tingkat bunga tahunan 3,3%. Jika perusahaan melanjutkan pembiayaan ulang berdasarkan kondisi pasar saat ini, perusahaan perlu menawarkan tingkat bunga tahunan lebih dari 6%, sehingga secara signifikan meningkatkan beban biaya bunga. Penanggung juga memperkirakan tantangan dalam memastikan permintaan investor yang cukup mengingat tren kurang serap di seluruh industri pada 2026.
Bagaimana rasio K-ICS NH Nonghyup dibandingkan rata-rata industri?
Rasio K-ICS Asuransi Properti & Kecelakaan NH Nonghyup sebelum langkah transisi berada di 145,4% pada Q1 2026, naik 14,5 poin persentase dari akhir tahun sebelumnya. Namun, rasio tersebut masih jauh di bawah rata-rata industri asuransi properti dan kecelakaan domestik sebesar 222,4%.
Berita Terkait
Saham Hanwha Ocean Mengincar Penurunan ke 144.000 won Setelah Kehilangan Kapal Selam Kanada
Korea Selatan Membentuk Departemen Baru untuk Dana Pensiun Senilai 1.670 Triliun Won
Hanjin Group Gagal Melakukan Subsidi Penuh pada Penerbitan Obligasi 400 Miliar Won
Korea Selatan NPS Memegang 462 Triliun Won dalam Saham, Melampaui Target
Utang properti senilai 400 miliar Won milik Hanwha Galleria menghadapi dampak dari pembatasan kredit