NHN KCP dan Shinhan Bank Bergabung dalam Percontohan Fase 2 CBDC Bank of Korea

NHN KCP2,80%
Key Takeaways
  • NHN KCP dan Shinhan Bank mengumumkan partisipasinya dalam uji coba CBDC Bank of Korea fase 2 pada tanggal 27.
  • Shinhan Bank mencatat volume transaksi yang tinggi pada fase 1, sekaligus mengonfirmasi potensi pembayaran token setoran.
  • Fase 2 berencana memperluas pembayaran token setoran ke minimarket, pasar swalayan, dan mal online.

NHN KCP dan Shinhan Bank mengumumkan pada tanggal 27 partisipasi mereka dalam Fase 2 program percontohan mata uang digital bank sentral (Central Bank Digital Currency/CBDC) Bank of Korea, Project Hangang. Perusahaan-perusahaan tersebut akan memanfaatkan infrastruktur pembayaran online dan offline NHN KCP untuk memperluas penggunaan praktis pembayaran berbasis token setoran serta memverifikasi potensi komersialisasinya. Project Hangang adalah inisiatif percontohan CBDC oleh Bank of Korea yang dirancang untuk menguji 'Sistem Moneter Dua Tingkat' berbasis distributed ledger technology (DLT).

Shinhan Bank Mencatat Volume Transaksi Tinggi pada Uji Coba Fase 1

Pada uji coba transaksi nyata Fase 1 yang dilakukan sebelumnya, Shinhan Bank mencatat proporsi tinggi untuk volume transaksi maupun jumlah penggunaan, sehingga mengonfirmasi potensi pemanfaatan token setoran. Fase pertama menunjukkan kelayakan praktis pembayaran token setoran dalam lingkungan dunia nyata.

NHN KCP dan Shinhan Bank Berencana Menerapkan Pembayaran Token Setoran di Jaringan Merchant

Fase 2 proyek ini berfokus pada perluasan kasus penggunaan dan peningkatan pengalaman pengguna (UX). Dua perusahaan tersebut berencana menerapkan pembayaran token setoran di berbagai situasi kehidupan sehari-hari, termasuk toko serba ada, pusat perbelanjaan skala besar, serta mal belanja online, dengan memanfaatkan jaringan merchant online dan offline NHN KCP yang sudah ada. Merchant dapat mengadopsi pembayaran token setoran tanpa mengganti terminal atau melakukan perombakan sistem, karena infrastruktur pembayaran NHN KCP yang ada dapat digunakan secara langsung. Shinhan Bank akan memperluas layanannya secara bertahap, dengan berfokus pada merchant-merchant utama serta memastikan data penggunaan yang benar-benar digunakan.

Teknologi Smart Contract untuk Menyederhanakan Proses Pembayaran

Perusahaan-perusahaan tersebut berharap dapat menyederhanakan prosedur pembayaran dan meningkatkan efisiensi operasional dengan memanfaatkan teknologi smart contract, sekaligus meningkatkan kenyamanan pembayaran bagi konsumen. Park Jun-seok, CEO NHN KCP, menyatakan, "Melalui kerja sama kedua perusahaan, kami telah mampu memverifikasi potensi penggunaan mata uang digital dalam lingkungan pembayaran yang sebenarnya. Kami akan menerapkan pengalaman pembayaran yang dapat dirasakan oleh para merchant dan konsumen."

FAQ

Apa itu Project Hangang Fase 2?

Project Hangang Fase 2 adalah tahap kedua dari program percontohan CBDC Bank of Korea untuk menguji 'Sistem Moneter Dua Tingkat' berbasis distributed ledger technology (DLT). NHN KCP dan Shinhan Bank mengumumkan pada tanggal 27 partisipasi mereka untuk memperluas kasus penggunaan pembayaran token setoran serta memverifikasi potensi komersialisasinya.

Bagaimana merchant NHN KCP mengadopsi pembayaran token setoran?

Merchant yang menggunakan infrastruktur pembayaran NHN KCP dapat mengadopsi pembayaran token setoran tanpa mengganti terminal atau melakukan perombakan sistem. Perusahaan-perusahaan tersebut berencana menerapkan pembayaran di toko serba ada, pusat perbelanjaan skala besar, serta mal belanja online menggunakan jaringan merchant online dan offline NHN KCP yang sudah ada.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar