Menurut Odaily, perwakilan AS Josh Gottheimer dan delapan rekan sponsor memperkenalkan rancangan undang-undang bipartisan yang mewajibkan platform taruhan olahraga online dan pasar prediksi untuk memverifikasi usia pengguna menggunakan pengenalan wajah sebelum login, bertaruh, atau melakukan perdagangan. RUU tersebut, berjudul Facial Recognition to Protect Children Act, menggunakan struktur wajah dan analisis pola untuk memperkirakan usia pengguna tanpa menyimpan identitas atau data biometrik.
National Institute of Standards and Technology (NIST) mengklasifikasikan perkiraan usia sebagai analisis wajah, bukan identifikasi. Dalam evaluasi NIST terhadap enam algoritme perkiraan usia pada basis data foto visa, rata-rata margin kesalahan adalah 3,1 tahun, dengan variasi bergantung pada kualitas gambar, usia, gender, dan wilayah geografis.