OpenSand meluncurkan Platform Agregasi Model AI untuk Penerapan Perusahaan

DEEPSEEK-6,79%
GLM-1,87%

OpenSand meluncurkan platform agregasi model AI enterprise pada 6 Juli 2026, yang mengintegrasikan beberapa model bahasa besar termasuk Claude Code, ChatGPT, DeepSeek, GLM, dan Gemini melalui satu antarmuka terpadu. Platform ini mengatasi tantangan operasional yang muncul akibat perluasan penerapan AI, termasuk API yang terfragmentasi, standar integrasi yang tidak konsisten, sistem penagihan terpisah, dan kebutuhan pengelolaan banyak akun. Seiring meningkatnya adopsi berbagai model AI oleh organisasi, alih-alih hanya mengandalkan satu penyedia, permintaan akan infrastruktur terpusat yang mampu mengelola beragam layanan AI di seluruh aplikasi bisnis pun meningkat.

Platform OpenSand Mengintegrasikan Berbagai Model AI Melalui API Terpadu

OpenSand mengatakan platformnya menggabungkan model bahasa proprietary dan open-source ke dalam satu lingkungan yang mencakup pembuatan kode, penalaran, aplikasi multimodal, dan pengembangan agen AI. Pengembang dapat mengakses berbagai model melalui API terpadu, mengurangi pekerjaan integrasi dan menyederhanakan penerapan di berbagai proyek.

Perusahaan menyatakan bahwa platform ini dibangun di atas infrastruktur terdistribusi yang dirancang untuk mendukung beban kerja skala enterprise dengan ketersediaan tinggi dan kinerja API yang stabil. Platform ini bertujuan menurunkan biaya penerapan AI melalui agregasi sumber daya, sembari mempertahankan kompatibilitas dengan software development kit yang banyak digunakan dan alat pengembangan yang ada, sehingga organisasi dapat mengintegrasikan layanan tanpa modifikasi ekstensif pada basis kode yang sudah ada.

OpenSand menambahkan bahwa platform ini dilengkapi dengan langkah keamanan dan kepatuhan yang berfokus pada enterprise, yang dirancang untuk mendukung perlindungan data dan persyaratan tata kelola konten.

Platform Targetkan Industri Perangkat Lunak, Robotika, dan E-Commerce

Perusahaan mengatakan platform ini ditujukan bagi organisasi di berbagai sektor, termasuk perangkat lunak, semikonduktor, robotika, kendaraan otonom, pengembangan game, perangkat lunak industri, e-commerce lintas batas, riset akademis, media, periklanan, dan pembuatan konten digital. Menurut OpenSand, permintaan enterprise semakin berpusat pada pengelolaan infrastruktur AI, termasuk akses model bervolume tinggi, optimalisasi biaya, izin pengguna, penagihan berbasis proyek, stabilitas operasional, dan kepatuhan regulasi.

"AI sedang beralih dari era inovasi teknis ke era penerapan skala besar," kata pimpinan OpenSand dalam pernyataan tertulis. "Yang benar-benar dibutuhkan enterprise bukan sekadar model itu sendiri, melainkan ekosistem layanan AI yang stabil, patuh, berbiaya rendah, dan berkelanjutan. Kami bertujuan menjadi infrastruktur yang menghubungkan kemampuan AI enterprise dengan skenario bisnis nyata," tambahnya.

Tanya Jawab

Model AI apa saja yang diintegrasikan oleh platform OpenSand?

Platform OpenSand mengintegrasikan beberapa model bahasa besar termasuk Claude Code, ChatGPT, DeepSeek, GLM, dan Gemini melalui satu antarmuka terpadu.

Industri apa saja yang dapat menggunakan platform AI OpenSand?

Platform ini ditujukan bagi organisasi di sektor perangkat lunak, semikonduktor, robotika, kendaraan otonom, pengembangan game, perangkat lunak industri, e-commerce lintas batas, riset akademis, media, periklanan, dan pembuatan konten digital.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar