Saham Oracle (ORCL) turun 0,2% dalam perdagangan pra-pasar pada Senin (13 Juli), mendekati level support kunci di $134 setelah mengalami penurunan 43% sejak awal Juni. Koreksi ini mendorong optimisme di kalangan trader ritel menjelang musim laporan laba kuartal kedua.
Di Stocktwits, sentimen melonjak menjadi “bullish” pada Juli. Berdasarkan data Koyfin, 37 dari 43 analis memberi peringkat “Buy” atau lebih tinggi, dengan target harga rata-rata $281,85, yang mengindikasikan potensi kenaikan 75% dari penutupan terakhir $140,64. Trader ritel melihat saham dalam kondisi terlalu murah, meski sebagian mencatat volatilitas yang tinggi serta risiko konsentrasi dari pelanggan besar seperti OpenAI.