SBI Group bermitra dengan Ondo Finance untuk tokenisasi saham Jepang, menghadirkan salah satu pasar modal terbesar di dunia ke blockchain. Dalam perjanjian tersebut, Ondo Finance akan menerbitkan saham Jepang yang ditokenisasi melalui Ondo Global Markets (BVI) Limited, sementara SBI Group akan mendistribusikan produk di seluruh jaringan keuangannya. Inisiatif ini akan menggunakan stablecoin JPYSC milik SBI untuk penyelesaian dan jaminan, menciptakan infrastruktur berbasis blockchain untuk perdagangan saham Jepang serta menghubungkan pasar domestik dengan ekonomi token global.
Kemitraan Tokenisasi SBI Group dan Ondo Finance
Ondo Finance, salah satu tokenisator aset dunia nyata terkemuka, akan menerbitkan saham Jepang yang ditokenisasi melalui Ondo Global Markets (BVI) Limited. SBI Group akan mendistribusikan produk di seluruh jaringan keuangannya. Inisiatif ini akan menggunakan stablecoin JPYSC milik SBI untuk penyelesaian dan jaminan.
Kemitraan strategis ini melampaui distribusi, dengan kedua perusahaan sepakat untuk mempromosikan produk dan layanan masing-masing. CEO Ondo Finance Ian De Bode menggambarkan Jepang sebagai salah satu pasar modal paling canggih di dunia, dengan mengatakan jangkauan finansial SBI yang luas menyediakan gerbang ideal untuk membawa aset Jepang ke onchain. Ia menambahkan bahwa kolaborasi ini akan memperkuat keterkaitan antara sistem keuangan Jepang dan ekonomi token global sekaligus mendorong penyelesaian blockchain yang didenominasikan yen.
XRPL Menjadi Blockchain Terbesar untuk Dana Treasury Ondo
Bulan lalu, XRP Ledger (XRPL) menjadi blockchain terbesar yang mendukung dana Treasury AS milik Ondo yang ditokenisasi, mengungguli Ethereum dan Solana dengan sekitar $274 juta aset on-chain. Pencapaian ini menegaskan adopsi XRPL yang kian cepat sebagai blockchain pilihan untuk tokenisasi tingkat institusional.
Kemitraan Historis SBI Group dengan Ripple
Ripple tidak terlibat langsung dalam kemitraan SBI-Ondo. Namun, perkembangannya cukup menonjol mengingat aliansi strategis Ripple dengan SBI Group yang hampir satu dekade. SBI pertama kali berinvestasi di Ripple pada 2016 dan kini berkembang menjadi salah satu pemegang saham eksternal terbesar perusahaan tersebut serta salah satu pendukung terkuat untuk adopsi XRP dan blockchain di seluruh Asia.
Dua perusahaan ini mendirikan SBI Ripple Asia bersama-sama, memungkinkan bank di wilayah tersebut memodernisasi pembayaran lintas negara menggunakan teknologi Ripple. SBI VC Trade menjadi platform teregulasi pertama di Jepang yang mendukung stablecoin RLUSD milik Ripple.
FAQ
Apa yang diumumkan SBI Group dan Ondo Finance?
SBI Group bermitra dengan Ondo Finance untuk tokenisasi saham Jepang. Ondo Finance akan menerbitkan saham Jepang yang ditokenisasi melalui Ondo Global Markets (BVI) Limited, sementara SBI Group akan mendistribusikan produk di seluruh jaringan keuangannya dengan menggunakan stablecoin JPYSC milik SBI untuk penyelesaian dan jaminan.
Bagaimana XRPL terkait dengan Ondo Finance?
Bulan lalu, XRP Ledger menjadi blockchain terbesar yang mendukung dana Treasury AS milik Ondo yang ditokenisasi, mengungguli Ethereum dan Solana dengan sekitar $274 juta aset on-chain.
Apa hubungan antara SBI Group dan Ripple?
SBI pertama kali berinvestasi di Ripple pada 2016 dan kini berkembang menjadi salah satu pemegang saham eksternal terbesar perusahaan. Dua perusahaan ini mendirikan SBI Ripple Asia bersama-sama, dan SBI VC Trade menjadi platform teregulasi pertama di Jepang yang mendukung stablecoin RLUSD milik Ripple.