ETF berbasis saham semikonduktor yang diperdagangkan di bursa (exchange-traded funds/ETF) global telah menarik 24,7 miliar dolar AS modal baru sejak 22 Juni, meskipun mengalami penurunan berkisar 20% hingga 61% dari puncaknya. Menurut ETF.com pada 17 Juli (waktu setempat AS), investor memperlakukan penurunan tajam tersebut sebagai peluang membeli, bukan sinyal untuk menjual. Arus masuk terjadi di tengah kekhawatiran pasar bahwa model AI open-source terbaru China, Kimi K3, yang dinilai analis dapat bersaing dengan model-model perusahaan teknologi besar AS (Big Tech), dapat menurunkan biaya investasi infrastruktur AI serupa dengan gejolak DeepSeek sebelumnya. Namun, investor tampaknya yakin bahwa tren yang lebih luas menuju pembangunan infrastruktur AI tetap berlanjut.
Empat ETF Semikonduktor Utama Cetak Arus Masuk 24,7 Miliar Dolar AS Meski Turun 20–61%
Roundhill Memory ETF (AMS:DRAM) turun sekitar 40% sejak puncaknya pada 22 Juni, sementara iShares Semiconductor ETF (NAS:SOXX) turun 24%. Produk berleverage 3x, SOXL (AMS:SOXL), anjlok 61%, dan VanEck Semiconductor ETF (NAS:SMH) turun 20% selama periode yang sama.
Meski mengalami penurunan tersebut, empat ETF semikonduktor utama menerima total 24,7 miliar dolar AS (sekitar 36 triliun won) dalam modal baru. ETF DRAM menarik 8,8 miliar dolar AS, SOXX dan SOXL masing-masing menghimpun 8,5 miliar dolar AS dan 5,1 miliar dolar AS, serta VanEck Semiconductor ETF mengamankan arus masuk 2,3 miliar dolar AS.
Aset DRAM ETF Tetap Dekat Level Puncak karena Arus Masuk Mengimbangi Penurunan Harga
Aset kelolaan DRAM ETF berada di 23,4 miliar dolar AS, hanya sedikit di bawah puncak akhir Juni sebesar 25,9 miliar dolar AS, meskipun terjadi penurunan harga hampir 40%. Analisis menunjukkan bahwa modal baru yang masuk mengimbangi sebagian besar penurunan di pasar.
Investor Memandang Kekhawatiran Model AI Kimi K3 sebagai Sementara di Tengah Permintaan Infrastruktur yang Berlanjut
Kekhawatiran telah menyebar bahwa biaya investasi infrastruktur AI dapat turun setelah kemunculan model AI open-source terbaru China, Kimi K3, yang dinilai kompetitif dengan model-model Big Tech AS, serupa dengan gejolak DeepSeek sebelumnya. Namun, analis mencatat bahwa investor melihat penurunan tajam yang baru-baru ini terjadi sebagai peluang membeli, bukan sinyal untuk menjual, sambil meyakini bahwa tren pembangunan infrastruktur AI secara lebih luas tetap tidak berubah.
FAQ
Apa yang terjadi pada ETF semikonduktor sejak 22 Juni?
Empat ETF semikonduktor utama turun antara 20% dan 61% dari puncak mereka pada 22 Juni, dengan SOXL turun 61%, DRAM turun 40%, SOXX turun 24%, dan SMH turun 20%. Selama periode yang sama, ETF-ETF tersebut menarik arus masuk modal baru gabungan sebesar 24,7 miliar dolar AS.
Mengapa investor membeli ETF semikonduktor meski harga turun?
Menurut analisis, investor memperlakukan penurunan tajam baru-baru ini sebagai peluang membeli, bukan sinyal untuk menjual. Mereka percaya tren yang lebih luas menuju pembangunan infrastruktur AI tetap utuh meski ada kekhawatiran bahwa model AI Kimi K3 dari China dapat menurunkan biaya investasi infrastruktur AI.
Bagaimana arus masuk baru memengaruhi ukuran aset DRAM ETF?
Aset DRAM ETF berada di 23,4 miliar dolar AS, hanya sedikit di bawah puncak akhir Juni sebesar 25,9 miliar dolar AS, meskipun terjadi penurunan harga hampir 40%. Arus masuk modal baru sebesar 8,8 miliar dolar AS mengimbangi sebagian besar penurunan pasar selama periode ini.