Menurut Kementerian Keuangan Korea Selatan, Wakil Perdana Menteri Koo Yun-cheol mengumumkan pada 20 Juli peluncuran paket K-AI. Paket ini mengintegrasikan teknologi artificial intelligence dengan Economic Development Cooperation Fund (EDCF) untuk mendukung pembangunan infrastruktur di negara berkembang serta menciptakan peluang ekspor bagi perusahaan AI domestik.
Inisiatif ini akan menghubungkan solusi AI, pusat data, dan fasilitas energi terbarukan dengan infrastruktur yang didanai EDCF di tujuh sektor prioritas: sumber daya air, layanan kesehatan, energi, transportasi, pertanian, budaya, dan pendidikan. Pemerintah berencana mengoordinasikan pendanaan melalui EDCF, Knowledge Sharing Program (KSP), bank pembangunan multilateral, dan mekanisme pembiayaan pembangunan lainnya untuk mendukung penerapan teknologi serta komponen Korea di negara-negara berkembang.