Menurut Kementerian Sains dan ICT serta Badan Antariksa Korea Selatan yang mengumumkan hari ini (16 Juli), pemerintah akan memberikan dukungan strategis nasional untuk proyek pembangunan pusat data AI skala besar senilai 550 triliun won yang dipimpin oleh SK, GS, dan Naver, dengan kapasitas masing-masing 5 GW, 2,4 GW, dan 1 GW. Operasi ditargetkan dimulai secara bertahap mulai 2029.
Pemerintah akan meluncurkan layanan chatbot gratis mereka bertajuk “AI for All” pada Desember dan meningkatkan layanan tersebut menjadi agen AI yang dipersonalisasi untuk semua warga mulai 2027. Selain itu, pemerintah berencana mengamankan komputer kuantum 50-qubit buatan dalam negeri tahun ini, mengembangkan sistem koreksi kesalahan kuantum pada 2029, serta membangun ekosistem semikonduktor AI yang komprehensif yang mencakup akselerator hingga perangkat lunak dan layanan. Badan antariksa itu juga mengumumkan rencana peluncuran roket Nuri kelima pada H2 2026 dengan 15 mikrosatelit, dengan tujuan meningkatkan jumlah perusahaan dirgantara menjadi 1.200 pada 2035.