Korea Selatan Mengungkap Hasil Konsultasi Reformasi Pajak Real Estat pada 23 Juli

Menurut Yonhapinfomax, pada 23 Juli pemerintah Korea Selatan merilis hasil sementara dari konsultasi publik mengenai kebijakan pajak properti menjelang forum nasional Presiden Lee Jae-myung. Pokok perdebatan utama meliputi keterkaitan antara pajak kepemilikan (holding) dan pajak transaksi, reformasi insentif/potongan atas kepemilikan jangka panjang, penerapan tarif pajak yang berbeda untuk properti non-residen dan properti ultra-mewah, serta penyesuaian terhadap sistem comprehensive real estate tax. Opini publik masih terpecah antara memprioritaskan perlindungan atas tempat tinggal utama dan menekan spekulasi, dengan kekhawatiran muncul mengenai potensi kendala pasokan serta celah penghindaran pajak. Pemerintah berencana menggabungkan pembahasan dalam forum dengan masukan dari hasil konsultasi ke dalam proposal reformasi pajak yang dijadwalkan selesai pada akhir bulan.
Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar