Presiden Korea Selatan Lee Mengusulkan Korea-NATO Defense Industry Partnership 2.0 pada 7 Juli

Menurut Yonhapinfomax, Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung mengusulkan pada 7 Juli sebuah Kemitraan Industri Pertahanan Korea-NATO 2.0 yang baru dalam pidato utama di Forum Pertahanan NATO di Ankara, Turki. Inisiatif ini bertujuan untuk melampaui kerja sama pertahanan saat ini yang berfokus pada penjualan senjata, mencakup penelitian bersama, produksi, dan pengoperasian sistem pertahanan. Lee menekankan perlunya memperluas penelitian dan pengembangan bersama pada teknologi canggih, dengan menyebut program kerja sama di bidang amunisi dan ruang angkasa sebagai model. Ia menegaskan bahwa kemampuan industri pertahanan kini berada di garis depan keamanan nasional, dengan teknologi canggih seperti kecerdasan buatan, drone, dan robotika menjadi faktor penting dalam efektivitas militer dan pencegahan. Lee mengidentifikasi kepercayaan sebagai prasyarat kemitraan, menyoroti nilai-nilai demokrasi dan pengalaman keamanan Korea Selatan yang sama dengan anggota NATO.
Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar