Berdasarkan data dari Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, dan Transportasi Korea Selatan yang dirilis pada 15 Juli, pembeli rumah di usia 30-an bergantung pada pinjaman bank sebesar 41,29% dari total dana akuisisi mereka selama empat bulan pertama tahun 2026, dengan total sekitar 10,7 triliun won. Mereka yang berusia 20-an menunjukkan ketergantungan pinjaman sebesar 34,61%.
Pola ini sangat berbeda dengan generasi yang lebih tua: pembeli usia 40-an dan 50-an bergantung pada pinjaman masing-masing sebesar 26,58% dan 15,08% dari dana, sementara usia 60 tahun ke atas hanya 7,37%. Di antara semua kelompok usia, hanya mereka yang berusia 20-an dan 30-an yang ketergantungannya melebihi 30%.