Menurut Yonhapnews, Wakil Perdana Menteri dan Menteri Keuangan Korea Selatan, Koo Yun-cheol, pada 7 Juli menyampaikan kekhawatiran mengenai dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) leverage saham tunggal yang dapat memperluas volatilitas pasar, dan menyatakan bahwa otoritas terkait tengah memantau situasi secara ketat.
Koo mengatakan kepada para anggota parlemen bahwa produk ETF leverage diperkenalkan untuk mencegah aliran modal keluar ke dana leverage pengganda tinggi di luar negeri, dan bahwa edukasi serta pedoman bagi investor telah ditetapkan. Ia menambahkan bahwa otoritas saat ini sedang membahas langkah-langkah untuk melengkapi dan menstabilkan produk tersebut mengingat munculnya kekhawatiran tentang dampaknya terhadap pasar.