Menurut Barron’s, saham SpaceX rebound sebesar 3,1% pada 21 Juli, ditutup di $123,54, dan mengakhiri tren tujuh hari beruntun yang merugi, di mana saham turun 21%. Saham perusahaan turun sekitar 47% dari all-time high-nya di $226 dan diperdagangkan di bawah harga penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) $135 selama tiga hari berturut-turut.
Chief Executive Elon Musk memperingatkan di X pada 21 Juli bahwa pihak short seller yang meminjam saham SpaceX “memiliki tingkat kelangsungan hidup yang sangat rendah”. Saat ini, sekitar 17% dari saham SpaceX yang bisa diperdagangkan telah terjual short—rasio yang tergolong tinggi dibandingkan dengan Apple yang sekitar 1%—sehingga berpotensi memicu short squeeze jika saham terus pulih. Analis, termasuk Paul Golding dari Macquarie, menyebut valuasi terbaru sebagai titik masuk yang menarik, dengan rata-rata harga target analis sebesar $241. SpaceX dijadwalkan melaporkan laba kuartal kedua pada 4 Agustus dan melakukan uji terbang Starship pada 23 Juli.