Steve Forbes: Harga Emas Turun 20% Sejak Puncak Januari, Mendekati $5.600, Mencerminkan Kekuatan Dolar, Bukan Kelemahan

Menurut Steve Forbes, Ketua dan Pemimpin Redaksi Forbes Media, harga emas telah turun tajam sejak mencapai hampir $5.600 per ounce pada akhir Januari, tetapi ini mencerminkan reli pada dolar AS, bukan hilangnya nilai intrinsik emas. Forbes menyatakan kekuatan dolar berasal dari pemerintahan Trump yang menghentikan pembahasan tentang pelemahan mata uang, serta fokus Ketua Federal Reserve yang baru, Kevin Warsh, untuk menstabilkan mata uang. Meski terjadi penurunan belakangan ini, emas tetap naik lebih dari 20% dibandingkan dengan musim panas lalu. Forbes memperingatkan bahwa risiko geopolitik—terutama perang Iran yang berpotensi mendorong harga energi lebih tinggi—dapat menekan tingkat bunga dan memicu ketidakstabilan moneter internasional.
Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar