Inggris Sanksi 7 Orang Rusia Terkait Peracunan Novichok dan Navalny

Pemerintah Inggris menjatuhkan sanksi kepada tujuh individu Rusia dan dua lembaga ilmiah pada 6 Juli 2026 atas keterlibatan mereka dalam mengembangkan senjata kimia yang digunakan dalam kasus peracunan profil tinggi. Sanksi menargetkan ilmuwan dan organisasi yang terkait dengan agen saraf Novichok yang digunakan dalam serangan Salisbury 2018 yang menewaskan Dawn Sturgess, serta racun Epibatidine yang digunakan untuk meracuni pemimpin oposisi Rusia Alexei Navalny, yang meninggal pada 16 Februari 2024. Menteri Luar Negeri Yvette Cooper menyatakan bahwa penggunaan senjata kimia berulang kali oleh Rusia merupakan pelanggaran hukum internasional dan ancaman langsung terhadap keamanan global. Inggris kini telah menjatuhkan sanksi kepada lebih dari 3.400 individu dan organisasi sebagai respons terhadap agresi Rusia di Ukraina.

Menteri Luar Negeri Kecam Penggunaan Senjata Kimia Rusia

Menteri Luar Negeri Yvette Cooper berkata: "Penggunaan senjata kimia berulang kali oleh Rusia adalah pelanggaran hukum internasional yang memuakkan dan ancaman langsung terhadap keamanan global. Dari penggunaan agen saraf Novichok di Salisbury hingga Epibatidine di Siberia, meracuni Dawn Sturgess dan Alexei Navalny, Rusia terus menggunakan alat-alat biadab untuk menimbulkan kematian dan penderitaan pada warga sipil tak bersalah, termasuk di Ukraina. Kami akan terus mengekspos pelanggaran Rusia terhadap Konvensi Senjata Kimia, meminta pertanggungjawaban mereka yang bertanggung jawab, dan bekerja sama dengan sekutu untuk mencegah penggunaan lebih lanjut senjata berbahaya ini."

Serangan Salisbury 2018 Tewaskan Dawn Sturgess

Mantan agen ganda Sergei Skripal, 67 tahun, dan putrinya Yulia, 33 tahun, dirawat di rumah sakit setelah agen saraf mematikan Novichok dioleskan di gagang pintu rumah mereka pada tahun 2018. Mereka selamat, begitu pula detektif sersan Nick Bailey, orang pertama yang memasuki rumah di Salisbury, Wiltshire, setelah mereka ditemukan keracunan. Warga setempat Dawn Sturgess meninggal ketika tanpa sengaja menyemprotkan zat mematikan itu ke pergelangan tangannya.

Tn. Skripal dan putrinya menjadi sasaran pria yang bekerja atas nama negara Rusia. Mereka ditemukan tidak sadarkan diri dan dalam kondisi kritis di bangku taman setelah serangan pada 4 Maret 2018. Jejak agen saraf kelas militer juga ditemukan di restoran Zizzi yang dikunjungi pasangan itu pada hari itu. Baik Skripal maupun putrinya selamat dari serangan setelah beberapa minggu pemulihan di rumah sakit.

Surat perintah penangkapan global telah dikeluarkan untuk tiga agen Rusia—Alexander Petrov, Ruslan Boshirov, dan Sergey Fedotov—tetapi Rusia tidak akan mengekstradisi mereka.

Alexei Navalny Meninggal 16 Februari 2024 Akibat Racun Toksin

Pemimpin oposisi Rusia Alexei Navalny—seorang aktivis antikorupsi dan pemimpin oposisi paling vokal di Rusia—meninggal mendadak di penjara pada 16 Februari 2024 di usia 47 tahun. Ia dibunuh menggunakan racun yang dikembangkan dari toksin katak panah, demikian kesimpulan Inggris dan sekutu Eropa. Inggris dan sekutunya menyalahkan Kremlin setelah analisis sampel material yang ditemukan di tubuhnya.

Inggris Menjatuhkan Sanksi pada Tujuh Individu dan Dua Entitas

Individu yang dikenai sanksi adalah:

  • Artur Zhirov – Direktur Sc Signal
  • Andrei Antokhin – Wakil Kepala Sc Signal
  • Sergei Chepur – Kepala Gniii Vm
  • Vladimir Kondratyev – Direktur di Gosniiokht
  • Aleksandr Makhlay – Kepala Ilmuwan – Sc Signal
  • Ivan Kravstov – Kepala Departemen Penelitian Ilmiah ke-4 di Sc Signal
  • Viktor Taranchenko – Kepala Pusat Penelitian Ilmiah ke-1 di Sc Signal

Dua entitas yang dikenai sanksi adalah:

  • 'Sc Signal' (Alias Nts Signal) sebuah Lembaga Penelitian Ilmiah Negara Rusia
  • 'Gniii Vm' - Lembaga Penelitian Kedokteran Militer Negara (Gniii Vm)

FAQ

Apa yang disanksi pemerintah Inggris pada 6 Juli 2026?

Pemerintah Inggris menjatuhkan sanksi kepada tujuh individu Rusia dan dua lembaga ilmiah atas keterlibatan mereka dalam mengembangkan senjata kimia yang digunakan dalam serangan Novichok di Salisbury dan peracunan Alexei Navalny.

Mengapa Dawn Sturgess tewas dalam serangan Salisbury?

Dawn Sturgess meninggal ketika tanpa sengaja menyemprotkan agen saraf Novichok yang mematikan ke pergelangan tangannya. Zat tersebut telah dioleskan di gagang pintu rumah Sergei Skripal pada tahun 2018.

Bagaimana Alexei Navalny meninggal?

Alexei Navalny meninggal pada 16 Februari 2024 akibat racun yang dikembangkan dari toksin katak panah yang disebut Epibatidine, menurut analisis Inggris dan sekutu Eropa terhadap sampel material yang ditemukan di tubuhnya.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar