Laba Q2 United Airlines Melebihi Estimasi, Namun Biaya Bahan Bakar Tambahan Senilai 6 Miliar Dolar AS Membebani Prospek Sepanjang Tahun

United Airlines melaporkan laba per saham (adjusted) kuartal kedua sebesar $1,99 pada Rabu, melampaui perkiraan Wall Street sebesar $1,88, dengan pendapatan mencapai $17,67 miliar dibanding ekspektasi $17,61 miliar. Namun, lonjakan biaya bahan bakar terus membebani profitabilitas maskapai tersebut. Maskapai ini mengatakan pengeluaran bahan bakar dapat menambah hampir $6 miliar pada biaya tahun 2026 dibandingkan perkiraan awal, dengan biaya bahan bakar kuartal kedua melonjak 84% year-over-year menjadi $2,3 miliar. Harga bahan bakar jet di bandara utama AS naik 34% hanya pada Juli seiring meningkatnya ketegangan AS-Iran. Maskapai ini menurunkan panduan laba kuartal ketiga menjadi $2,50-$3,50 per saham dari ekspektasi analis $3,60, dengan mengutip volatilitas biaya bahan bakar.
Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar