Harga obligasi Treasury AS menunjukkan penguatan moderat pada 24 Juli pukul 09:03 waktu AS Timur, dengan imbal hasil Treasury 10 tahun turun 1,90 basis poin menjadi 4,684%. Kenaikan harga tersebut terjadi setelah koreksi di pasar minyak, menyusul minyak mentah yang sebelumnya naik selama enam hari perdagangan berturut-turut. Pergerakan pasar obligasi terjadi di tengah situasi konflik militer AS–Iran yang hampir dua minggu, dengan Korps Pengawal Revolusi Islam Iran mengumumkan serangan ke pangkalan militer AS di Kuwait dan Bahrain pada 24 Juli.
Imbal Hasil Treasury Turun di Berbagai Tenor pada 24 Juli
Menurut layar tingkat suku bunga intraday Yonhap Infomax (nomor layar 6532), imbal hasil Treasury AS 10 tahun berada di 4,684% pada pukul 09:03 waktu AS Timur pada 24 Juli, turun 1,90 basis poin dari acuan pukul 3 PM pada hari perdagangan sebelumnya. Imbal hasil Treasury 2 tahun yang sensitif kebijakan tercatat 4,335%, turun 2,50 basis poin selama periode yang sama. Imbal hasil Treasury 30 tahun terbentuk pada 5,160%, turun 1,20 basis poin dari sesi sebelumnya. Selisih imbal hasil antara obligasi 10 tahun dan 2 tahun tetap hampir tidak berubah di 34,9 basis poin dibanding 34,3 basis poin pada hari sebelumnya. Imbal hasil obligasi dan harga bergerak berlawanan arah.
Minyak WTI Turun 2,41% Setelah Reli Enam Hari
Harga minyak turun untuk pertama kalinya dalam enam sesi perdagangan pada 24 Juli. Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman September mencatat $89,97 per barel, turun 2,41% dari sesi sebelumnya. Meski konflik Iran tidak menunjukkan tanda mereda, sentimen penyesuaian tampaknya menguat setelah lonjakan terbaru. Harga futures WTI telah melonjak lebih dari 30% bulan ini hingga hari sebelumnya.
Iran Menyerang Pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Bentrok militer antara AS dan Iran telah berlanjut hampir dua minggu, dengan pertukaran kini terjadi di negara-negara Teluk yang bersekutu dengan AS. Pada 24 Juli, Korps Pengawal Revolusi Islam Iran (IRGC) mengumumkan telah menyerang pangkalan militer AS yang berada di Kuwait dan Bahrain. Media Iran melaporkan bahwa ledakan juga terdengar di Arab Saudi.
Kelompok Pemberontak Houthi Memperjelas Cakupan Blokade Laut Merah
Kelompok pemberontak Houthi yang pro-Iran mengeluarkan pernyataan yang memperjelas sejauh mana operasi Laut Merah mereka, sehingga sebagian meredakan ketegangan. Kaum Houthi menyatakan bahwa “sebagian klaim tentang penutupan total Selat Bab el-Mandeb tidak benar,” seraya menambahkan bahwa “posisi yang diumumkan militer Yaman terbatas pada blokade maritim yang menarget hanya sisi Arab Saudi.” Namun, Laut Merah berbatasan dengan seluruh front barat Arab Saudi, artinya blokade terhadap Arab Saudi tidak jauh berbeda dari penutupan total.
FAQ
Apa yang terjadi pada imbal hasil US Treasury pada 24 Juli?
Imbal hasil US Treasury menurun di berbagai tenor pada 24 Juli pukul 09:03 waktu AS Timur, dengan imbal hasil 10 tahun turun 1,90 basis poin menjadi 4,684%, imbal hasil 2 tahun turun 2,50 basis poin menjadi 4,335%, dan imbal hasil 30 tahun turun 1,20 basis poin menjadi 5,160%.
Mengapa harga minyak turun setelah reli selama enam hari?
Minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengiriman September turun 2,41% menjadi $89,97 per barel pada 24 Juli, menandai penurunan pertama dalam enam sesi perdagangan. Sentimen penyesuaian menguat setelah futures WTI melonjak lebih dari 30% bulan ini hingga hari sebelumnya.
Apa yang diumumkan Korps Pengawal Revolusi Islam Iran pada 24 Juli?
Korps Pengawal Revolusi Islam Iran mengumumkan pada 24 Juli bahwa mereka telah menyerang pangkalan militer AS yang terletak di Kuwait dan Bahrain, sementara media Iran melaporkan bahwa ledakan juga terdengar di Arab Saudi.