10x Research mempublikasikan catatan kepada investor pada Jumat yang menghubungkan Bitcoin, SpaceX, dan Starlink sebagai komponen dari satu tumpukan infrastruktur fisik yang terpadu. Pihak firma berargumen bahwa jaringan Bitcoin yang terdesentralisasi bergantung pada keterbatasan fisik termasuk daya, panas, konektivitas, dan yurisdiksi, dengan SpaceX menyediakan infrastruktur peluncuran dan Starlink menghadirkan konektivitas berbasis satelit. Analisis ini menempatkan ketiga aset sebagai lapisan infrastruktur yang saling melengkapi, bukan investasi yang berdiri sendiri, dengan 'fisika'—bukan kebijakan moneter—sebagai pusat tesis investasinya.
10x Research Mendefinisikan Tumpukan Infrastruktur Tiga-Lapis
Menurut 10x Research, setiap aset berfungsi sebagai lapisan berbeda dari infrastruktur digital yang sama. Bitcoin mewakili transfer nilai terdesentralisasi, Starlink mewakili konektivitas terdistribusi, dan SpaceX mewakili lapisan fisik yang membuat konektivitas itu menjadi mungkin. Firma tersebut menyatakan bahwa penambangan, transmisi data, dan ketahanan jaringan semuanya memerlukan daya, pendinginan, konektivitas, dan yurisdiksi yang menguntungkan. 10x Research menggambarkannya sebagai "pembangunan infrastruktur yang disengaja", dengan menyebut SpaceX membangun infrastruktur peluncuran dan luar angkasa sementara Starlink menyediakan konektivitas internet lewat satelit, sehingga mengurangi ketergantungan pada koneksi berbasis daratan. Firma itu menulis bahwa "ketiganya menghilang di orbit", mengidentifikasi ini sebagai titik penghubung di antara ketiga aset.
Bitcoin Diposisikan sebagai Alternatif bagi Sistem Digital yang Dikendalikan Negara
10x Research menarik paralel antara Bitcoin dan yuan digital China, menggambarkan Bitcoin sebagai sistem yang terbuka, tanpa izin, dan anti-sensor, sementara mengkarakterisasi yuan digital sebagai sistem moneter yang dikendalikan negara yang memberi otoritas visibilitas dan kekuatan tambahan. Firma tersebut menyatakan bahwa kriptografi, satelit, dan AI mewakili dua sisi dari koin yang sama—satu sisi membantu mendesentralisasi kekuatan, sisi lain mengonsolidasikannya. 10x Research mencatat bahwa hasilnya bergantung pada sisi mana yang menciptakan tumpukan infrastruktur yang lebih baik dan menjangkau lebih banyak orang. Dalam catatan sebelumnya, firma itu memasukkan Palantir (PLTR) dalam tesis yang sama, dengan menulis "Bitcoin, SpaceX, Palantir. Tiga aset. Satu perang," serta menyatakan bahwa setiap aset merepresentasikan salah satu lapisan dalam perang global memperebutkan kekuasaan negara.
Harga Bitcoin Naik 1,6% Saat Saham SPCX Turun Lebih dari 2%
Harga Bitcoin naik 1,6% dalam 24 jam terakhir, kesulitan bertahan di atas $64.000. Sentimen ritel di Stocktwits terkait Bitcoin bergerak ke wilayah 'bullish' selama sehari terakhir, sementara obrolan tetap berada pada level 'normal'. Saham SPCX turun lebih dari 2% pada perdagangan tengah hari, dengan sentimen ritel bergerak ke wilayah 'bearish' selama sehari terakhir dan obrolan pada level 'sangat rendah'.
FAQ
Apa yang dikatakan 10x Research tentang Bitcoin, SpaceX, dan Starlink pada Jumat?
10x Research mempublikasikan catatan kepada investor pada Jumat yang menyatakan bahwa Bitcoin, SpaceX, dan Starlink adalah bagian dari pembangunan infrastruktur yang sama dengan 'fisika' sebagai pusat tesis. Firma itu berargumen bahwa jaringan Bitcoin yang terdesentralisasi bergantung pada keterbatasan fisik termasuk daya, panas, konektivitas, dan yurisdiksi, dengan SpaceX menyediakan infrastruktur peluncuran dan Starlink menghadirkan konektivitas berbasis satelit.
Bagaimana kinerja Bitcoin dan saham SPCX pada perdagangan terbaru?
Harga Bitcoin naik 1,6% dalam 24 jam terakhir, kesulitan bertahan di atas $64.000, dengan sentimen ritel di Stocktwits bergerak 'bullish'. Saham SPCX turun lebih dari 2% pada perdagangan tengah hari, dengan sentimen ritel bergerak 'bearish' dan obrolan pada level 'sangat rendah'.
Bagaimana 10x Research membandingkan Bitcoin dengan yuan digital China?
10x Research menyatakan bahwa Bitcoin berlawanan dengan yuan digital China, menggambarkan Bitcoin sebagai sistem yang terbuka, tanpa izin, dan anti-sensor, sementara mengkarakterisasi yuan digital sebagai sistem moneter yang dikendalikan negara yang memberi otoritas, visibilitas, dan kekuatan tambahan.